Masalah yang Dihadapi Pemerintah di Bidang Ekonomi

Pembahasan kali ini akan membahas tentang masalah ekonomi, masalah pemerintah di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi, ketidak setabilan kegiatan perekonomian, pengangguran, inflasi, defisit dan neraca pembayaran.

Masalah-Masalah yang Dihadapi Pemerintah di Bidang Ekonomi

Bila kita membicarakan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi maka sesungguhnya kita sedang membicarakan masalahmasalah ekonomi makro.

Mengapa demikian? Karena secara umum masalahmasalah yang dihadapi pemerintah tentulah merupakan masalah ekonomi yang muncul secara keseluruhan yang juga perlu dipecahkan secara menyeluruh.
Masalah yang Dihadapi Pemerintah di Bidang Ekonomi
Masalah Ekonomi

Masalah-masalah yang dihadap pemerintah di bidang ekonomi menurut Sadono Sukirno dalam bukunya yang berjudul “Ekonomi Makro”, di antaranya sebagai berikut.

1. Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi bisa diartikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah.

2. Ketidakstabilan Kegiatan Perekonomian

Pada umumnya perekonomian tidak selalu berkembang secara teratur. Suatu saat bisa naik dan suatu saat bisa turun. Terkadang kegiatan perekonomian berkembang sangat cepat. Dan pada waktu lain berkembang sangat lambat bahkan mengalami kemerosotan.

3. Pengangguran

Pada umumnya, faktor utama yang menyebabkan terjadinya pengangguran adalah kekurangan permintaan agregat (kekurangan permintaan secara keseluruhan).

4. Inflasi

Inflasi adalah keadaan perekonomian yang menunjukkan kenaikan harga-harga barang secara umum yang terjadi terus-menerus. Harga yang naik secara terus-menerus tentu sangat merugikan banyak pihak.

5. Defisit (Neraca Pembayaran)

Neraca pembayaran adalah suatu catatan sistematis yang berisi transaksitransaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama periode tertentu, umumnya satu tahun.

0 Response to "Masalah yang Dihadapi Pemerintah di Bidang Ekonomi"

Post a Comment

wdcfawqafwef