7 Faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham di Pasar Modal

Loading...
Loading...
Penggunaan saham sebagai salah satu alat untuk mencapai tambahan dana menyebabkan kajian dan analisis mengenai saham terus berkembang, baik secara fundamental maupun teknikal. Berbagai literatur mencoba memberikan rekomendasi yang berbeda-beda namun tujuannya sama, yaitu memberikan profit yang tinggi bagi pemakainya, serta memiliki dampak keputusan yang berkelanjutan.

Ada beberpa pihak yang terlibat dalam bermain di pasar saham, tapi secara umum ada tida pihak yang cukup familiar yaitu: 1) investor, 2) spekulan dan 3) pemerintah. Perlu dipahami bahwa jangan sembarang anda menanamkan saham pada perusahaan, dikarnakan tidak semua saham akan selalu mengalami kenaikan secara terus menerus. Ada faktor yang mempengaruhi harga saham menjadi naik dan turun terlepas dari faktor internal maupun faktor eksternal.

Faktor Yang Menyebabkan Naik dan Turunnya Harga Saham


Berikut adalah kondisi dan situasi yang memengaruhi terjadinya fluktuasi harga saham

1. Kondisi mikro dan makro ekonomi.

2. Kebijakan perusahaan dalam memutuskan untuk melakukan ekspansi (perluasan usaha) seperti membuka kantor cabang (branch office) dan kantor cabang pembantu (sub-branch office), baik yang akan dibuka di area domestik maupun luar negri.

3. Pergantian dereksi secara tiba-tiba.

4. Adanya direksi atau pihak komisaris perusahaan yang terlibat tindak pidana dan kasusunya telah masuk dalam pengadilan.

5. Kinerja perusahaan yang terus mengalami penurunan dalam setiap waktunya.

6. Risiko sistematis, yaitu suatu bentuk risiko yang terjadi secara menyeluruh dan telah menyebabkan perusahaan ikut terlibat.

7. Efek pesikologi pasar yang mampu menekan kondisi teknikal dalam jual beli saham.
Investor yang mengharapkan laba atas modal biasanya akan bereaksi membeli saham pada saat harganya renah. Selanjutnya, ia akan menjualnya pada saat harga saham tinggi.

7 Faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham di Pasar Modal

Alasan Perusahaan Menjual Saham

Ada beberapa alasan yang menyebabkan suatu perusahaan memutuskan untuk menerbitkan dan menjual sahamnya yaitu:

1. Kebutuhan dana dalam jumlah yang besar, sedangkan pihak perbankan tidak mampu memberikan pinjaman karena berbagai alasan, seperti tingginya risiko yang akan dialami jika terjadi kemacetan.

2. Keinginan perusahaan mempublikasikan kinerja perusahaan secara lebih sistematis.

3. Menginginkan harga saham perusahaan terus naik dan terus diminati oleh konsumen secara luas, sehingga nantinya akan memberikan efek kuat pada perusahaan, seperti rasa percaya diri dikalangan manajemen perusahaan.

4. Mampu memperkecil risiko yang timbul karena permasalahan risiko diselesaikan dengan pembagian dividen.

Risiko dan imbal hasil tidak hanya didiskusikan di bidang keuangan tetapi juga diberbagai bidang ilmu lain yang menjadikan risk dan return sebagai salah satu topik yang paling penting. Misalnya, bidang teknik (baik sipil, kimia, mesim maupun lainnya) menempatkan risk dan return sebagai salah satu analisis yang mereka pelajari.

Beberapa riset dikimia menempatkan rumus-rumus setandar deviasi dan varians sebagai formula yang harus dipertimbangkan penggunaanya. Ilmu hukum yang umumnya menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif lebih banyak menempatkan risiko dan imbal hasil dari setiap keputusan yang diambil, misalnya dengan melihat efek-efek yang mungkin ditimbulkan dari keputusan yang ditetapkan. Efek-efek tersebut dianggap sebagai risiko yang wujudnya beragam, seperti gugatan dari pihak-pihak tertentu.

0 Response to "7 Faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham di Pasar Modal"

Post a Comment