Pengertian Definisi dan Fungsi Pajak Beserta Contohnya Lengkap

Pajak merupakan penghasilan atau pendapatan negara terbesar bagi Indonesia. Setiap warna negara Indonesia  harus membayar pajak terhadap pihak yang sudah ditunjuk sebagai pihak yang berwenang. Jika semua masyarakat Indoneisa tepat waktu dalam membayar pajak, maka fungsi-fungsi dari pajak tersebut akan terealisasi. Akan tetapi bagi wajib pajak tidak dapat timbal hasil secara langsung dari pajak yang telah dia bayarkan.

Pajak

Pengertian pajak adalah iuran kepada Negara yang dapat dipaksakan yang berhutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan-peraturan dengan tidak mendapat prestasi kembali (tidak bisa mendapatkan imbalan yang langsung), yang langsund dapat ditunjuk, dan yang menggunakannya untuk membiayai pengeluaran-pengeluran umum berhubungan dengan tugas Negara yang menyelenggarakan pemerintahan.

Definisi pajak menurut undang-undang (pasal 1)

Penambahan definisi “pajak” sebagai berikut
Pajak adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Fungsi pajak

Secara garis besar fungsi dari pajak itu sendiri ada 2 yaitu:

a. Pajak berfungsi sebagai penerimaan (Budgeter)

Pajak berfungsi sebagai sumber dana yang diperuntuhkkan bagi pembiayaan pengeluaran-pengeluaran pemerintah.

b. Pajak berfungsi sebagai mengatur (Regulerend)

Pajak berfungsi sebagai alat untuk mengatur dan melaksanakan kebijakan dibidang sosial dan ekonomi, agar tidak terlalu konsumtif dengan barang mewah.

Contoh pajak sebagai pengatur.

- Pajak minuman keras, pajak yang tinggi dikenakan pada minuman keras, agar masyarakat mengurangi mengonsumsi minuman keras terlebih lagi sampai tidak mengonsumsi sama sekali.

- Pajak barang mewah, pajak yang dikenakan pada barang barang mewah atau PPnBM (pajak penjualan atas barang mewah).

- Pajak ekspor, kemudian dengan menetapkan pajak untuk ekspor sampai 0% untuk mendorong ekspor produk Indonesia dipasaran dunia. Maksudnya semakin banyak barang yang diekspor maka semakin kecil juga pajak yang dikenakan.

Kebalikannya semakin dikit komoditi yang diekspor maka semakin besar juga pajak yang dikenakan. Hal tersebut bertujuan sebagai pendorong agar lebih meningkatkan lagi.

Perbedaan pajak dengan retribusi dan jenis pungutan lainnya 

Pajak 

Tidak ada kontraprestasi individual secara langsung atau pembayaran. Maksudnya yaitu bagi individu yang telah membayar pajak mereka tidak dapat timbal balik secara langsung dari pajak yang telah mereka bayarkan.

Berdasarkan pada ketentuan umum perpajakan yaitu undang-undang No. 16 tahun 2000.

Cara pengambilannya oleh pemerintah pusat dan daerah.

Dipungut sesuai dengan surat ketetapan pajak.

Retribusi.


Ada hubungan langsung dari kembalinya prestasi individu setelah dibayarkan. Maksudnya mereka akan mendapatkan timbal hasil secara langsung dari retribusi yang telah mereka bayar.

Berdasarkan pada undang-undang No. 34 tahun 2000 tentang pajak daeran dan retribusi daerah.

Pengertian Definisi dan Fungsi Pajak Beserta Contohnya Lengkap
Gambar: Contoh Retribusi Jasa Usaha

Cara pengambilannya khusus melalui pemerintah daerah saja.

Dipungut sesuai dengan surat ketetapan retribusi daerah.

Sumbangan.

Tidak ada bentuk imbalan atau pembayaran, karna sifatnya sukarela dikarnakan tidak ada unsur paksaan serta golongan yang tertentu saja yang ditunjuk dapat menikmati atas pembayaran tersebut.

Tidak ada undang-undang yang mengatur khusus mengenai pelaksanaannya dan dipungut menurut prosedur pembayaran yang dapat dilanjutkan.

Dipungut tidak hanya pemerintah pusat atau pemerintah daerah tetapi bisa juga dipungut oleh yayasan, lembaga kemanusiaan atau sebagainya.

Tidak ada surat keputusan mengenai pemungutan dan tatacara pembayaran akan tetapi berupa pelayanan kepada public.

0 Response to "Pengertian Definisi dan Fungsi Pajak Beserta Contohnya Lengkap"

Post a Comment

wdcfawqafwef