Pengertian Rasio Likuiditas Beserta Rumusnya

Untuk mengetahui tingkat kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kebutuhan jangka pendeknya yaitu dengan menggunakan rasio likuiditas. Ada beberapa rasio yang digunakan seperti rasio lancar, rasio cepat, dan cash rasio. Berikut penjelasan mengenai pengertian beserta rumusnya.

Rasio Keuangan Perusahaan

Pengertian rasio keuangan adalah sebagai alat yang digunakan sebagai pembanding angka-angka yang tertera pada laporan keuangan, agar bisa membaca kondisi keuangan suatau prusahaan serta bisa menilai kinerja manajemen pada perusahaan tersebut dalam satu priode.

Analisis rasio keuangan

Analisis rasio merupan cara yang bisa digunakan untuk menganalisis laporan keuangan dari beberapa cara yang ada. Cara menganalisisnya yaitu dengan cara menggunakan perhitungan perbandaingan dengan data kuantitatif yang ditunjukan pada neraca maupun laba rugi.

Inti dari analisis tersebut yaitu tidak lain hanya ingin mengetahui kenerja keuangan perusahaan tahun sebelumnya, saat ini dan kemungkinan yang akan datang.

Sedangkan menurut Irwati rasio keuangan adalah teknik analisis dalam bidang manajemen keuangan yang dimanfaatkan sebagai alat ukur kondisi keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu, ataupun hasil-hasil usaha dari suatau perusahaan pada satu periode tertentu dengan jalan membandingkan dua buah variabel yang diambil dari laporan keuangan perusahaan, baik daftar neraca maupun laba rugi.

Pengertian Rasio Likuiditas Beserta Rumusnya
Rasio Likuiditas

Macam – macam rasio keuangan

a. Rasio Likuiditas

Pengertian rasio likuiditas adalah rasio yang menggambarkan kemampuan suatu perusahaan untuk memnuhi semua kewajiban dalam jangka pendek (hutang jangka pendek).

Perusahaan yang mampu menyelsaikan hutang jangka pendeknya maka perusahaan itu disebut perusahaan yang likuid sedangkan utuk perusahaan yang tidak mampu membayar hutang jangka pendeknya maka perusahaan itu disebut perusahaan yang ilikuid.

Ada tiga rasio likuid yang digunakan perusahaan untuk mengukur tingkat likuiditas perusahaan, berikut penjelasannya:

1. Rasio Lancar  (Current Ratio)

Rasio lancar adalah rasio yang digunakan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan perusahaan dalam kewajibannya membayar hutang jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo dengan aktiva lancar yang tersedia.

Aktiva lancar meliputi kas, piutang dagang, efek, persediaan, dan aktiva lainnya. Sedangkan hutang lancar meliputi hutang dagang, hutang wesel, hutang bank, hutang gaji, dan hutang lainnya yang segera harus dibayar. Rumus rasio lancar yaitu:

                          Aktiva  Lancar
Current ratio = ----------------------- x 100%
                         Hutang  Lancar

Semakin besar perbandingan antara aktiva lancar dengan hutang lancar, maka semakin besar pula kemampuan perusahaan untuk membayar hutang jangka pendeknya.

Ketika perbandingan rasio lancar 1:1 atau 100%, itu artinya aktiva lancar dapat menutupi semua hutang lancar. Jadi sebuah perusahaan dikatakan sehat jika tingkat rasionya berada dia atas satu atau diatas 100 persen. Sedangkan untuk aktiva lancar harus jauh di atas jumlah hutang lancar.

2. Rasio Cepat  (Quick Rastio atau Acid Test Ratio)

Rasio cepat digunakan untuk menunjukan kemampuan suatu perusahaan dalam menyelesaikan kewajibannya atau utang lancar dengan aktiva aktiva lancar dengan tidak memperhitungkan nilai persediaan.

Persediaan tidak dimasukkan dalam perhitungan quick ratio karena persediaan merupakan komponen aktiva lancar yang paling kecil tingkat likuiditasnya.

Quick ratio memfokuskan komponen-komponen aktiva lancar yang lebih likuid yaitu: kas, surat-surat berharga, dan piutang dihubungkan dengan hutang lancar atau hutang jangka pendek.
Rumus rasio lancar

                        Aktiva  Lancar −Persediaan
Quick Ratio = ------------------------------------ x 
                               Hutang  Lancar

Ketika dijumpai adanya perbedaan antara quick ratio denan current ratio yang sangat besar, curret ratio meloncak tinggi sedangkan quick ratio menurun, itu artinya telah terjadi investasi yang tinggi pada persediaan.

Rasio ini menunjukkan kemampuan aktiva lancar yang paling likuid mampu menutupi hutang lancar. Semakin besar rasio ini semakin baik. Angka rasio ini tidak harus 100% atau 1:1. Walaupun rasionya tidak mencapai 100% tapi mendekati 100% juga sudah dikatakan sehat.

3. Cash Ratio

Kas yang dimaksud adalah uang milik perusahaan yang tersimpan di kantor maupun di bank dalam bentuk rekening Koran.

Sedangkan untuk harta yang mirip atau setara dengan kas adalah harta lancar yang mudah dicairkan kembali, mudah dipengaruhi oleh perekonomian Negara yang menjadi fomisili perusahaan bersangkutan.
       
                           Kas + Setara kas
Cash Ratio = --------------------------- x 100%
                             Hutang Lancar

 Semakin besar rasionya semakin baik. Sama seperti Quick Ratio, tidak harus mencapai 100%

0 Response to "Pengertian Rasio Likuiditas Beserta Rumusnya"

Post a Comment

wdcfawqafwef