7 Perbedaan Koprasi Dengan Badan Usaha Lainnya Atau Non Koprasi

Perbedaan Antara Koprasi dan Non Koprasi

Pengertian koperasi menurut UU
Menurut UU No 25 Tahun 1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Sedangkan menurut UU No 17 Tahun 2012, Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum Koperasi, untuk dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip Koperasi.

1. Ditinjua dari proses kegiatannya

Ditinjau dari proses kegiatan dalan usaha mencapai cita-citanya sebgai badan usaha, dapat dengan jelas terlihat perbedaab antara koperasi dan non-koperasi tersebut.

Dalam hubungan ini beberapa dimensi dapat digunakan sebagai variabel yang memperjelas perbedaan dimaksud, yaitu antara lain: dimensi usaha, dimensi ketatalaksanaan usaha, dimensi dasar keyakinan usaha,dimensi kemanfaatan usaha, dimensi modal kerja, dimensi pembagian sisa hasil usaha (surplus), dimensi sikap terhadap pasar dan dimensi tujuan usaha.

2. Ditinjau dari dimensi kekuasaan

Koprasi ditinjau dari dimensi kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijaksanaan usaha, perbedaannya bahwa dalam kiperasi ada ditangan para anggota melalui alat kelengkapan koperasi yang disebut ‘’Rapatan Anggota Tahunan’’.

Non Koprasi, Sedangkan dalam badan usaha non-koperasi kekuasaan tersebut berada pada para pemegang saham. Di samping itu bekerjanya kekuasaan tersebut di dalam kiperasi di dasarkan pada prinsip satu orang satu suara, sedangkan bagi non-koperasi hal itu atas dasar besarnya jumlah modal (uang) yang di investasikan melalui saham-saham.

3. Ditinjau dari dimensi usaha

Dari dimensi usaha dapat ditinjau perbedaannya yaitu:

koperasi usahanya ditunjukan kepada dua sektor, yakni sektor interm (anggota) dan sektor ekstern (bukan anggota/umum).

Sedangkan bagi non-koperasi aspek tersebut Cuma ditujukan unutuk umu atau masyarakat.

7 Perbedaan Koprasi Dengan Badan Usaha Lainnya Atau Non Koprasi
Gambar: Mohammat Hatta

4. Ditinjau dari dimensi ketatalaksaan usaha

Perbedaan koperasi dan non-koperasi ditinjau dari dimensi ketatalaksaan usaha,
Koperasi pada pronsipnua adalah ‘’open management’’ (keterbukaan manajemen).  Sebaliknya pada non-koperasi dimensi ketatalaksanaan usaha ini adalah bersifat tertutup. Dari dimensi dasar keyakinan usaha, maka pada koperasi lebih mengutamakan pada kekuatan sendiri. Sedangkan non-koperasi mendasarkan keyakinan usahanya pada ekuatan modal dan pasar.

5. Ditinjau dari dimensi kemanfaatan usaha

Jika ditinjau dari dimensi kemanfaatan usaha maka perbedaannya bahwa bagi koperasi usahanya bermanfaat bagi anggotanya dan juga masyarakat . sedangkan pada  non-koperasi kemanfaatan usaha tersebut tertuju kepada pemilik modal dan masyarakat.

Bila didasarkan pada modal usaha maka koperasi mengutamakan perolehan modal usahanya dari simpanan para anggota. Sedangkan non koperasi akan memperoleh modal usahanya dari masyarakat yang membeli saham-sahamnya.

6. Ditinjau dari keuntungan

Dalam pemabahasan SHU/surplus/keuntungan makan dalam koperasi didasarkan pada banyaknya jasa anggota, sedangkan pada badan usaha non koperasi berdasarkan pada modal yang disetorkan.

Demikian pula bial ditinjau dari dimensi sikap keduanya terhadap pasar, pada koperasi maka dijalin koordinasi antar koperasi, sedang pada usaha non-koperasi seikapnya terhadap pasar adalah persaingan murni.

7. Ditinjau dari tujuan usaha

Terakhir perbedaan koperasi dan non koperasi ini jua jelas bila ditinjau dari dimensi tujuan usaha, yaitu tujuan didirikannya koperasi koperasi adalah untuk memberikan pelayanan, sedangkan pada non koperasi tujuan usahanya adalah untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya.

Di samping prinsip-prinsinya, perbedaan kiperasi dan non koperasi yang ditinjau dari beberapa dimensi seperti yang diuraikan di atas anaknya dapatlah dijadikan tolak ukur, apakah suatu badan usaha yang menamakan dirinya sebagai koperasi melaksanakannya secara konsisten atau tidak, dalam kaitan ini Charles Gide mengemukakan bahwa.

Koperasi harus setia pada dirirnya dan tidak menyimpang menjadi bentuk lain dan untuk itu nilai-nilai yang dianutnya harus merupakan realitas hidup dalm kegiatan meupun tingkah laku orang-oang koperasi.

0 Response to "7 Perbedaan Koprasi Dengan Badan Usaha Lainnya Atau Non Koprasi "

Post a Comment

wdcfawqafwef