Pengertian dan Besarnya PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Terbaru

Pengertian dari PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) bisa dibilang juga sebagai prediksi yang ditetapkan oleh petugas pajak mengenai penghasilan dan pengeluaran yang dikeluarkan oleh wp tersebut dalam satu tahun.

Semua masyarakat memang berpenghasilan tapi penghasilannya itu untuk membiayai kebutuhan pribadinya, mulai dari sandang pangan dan papan. Penghasilan tersebut tidak dikenakan pajak, yang dikenakan pajak adalah penghasilan yang melebihi atau sisa dair penghasilan yang telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dan pihak pajak menetapkan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) pada tahun 2015 sebesar Rp. 26.000.000 dalam satu tahunnya dan pada bulan November 2015 telah ada kebijakan perubahan peraturan baru yaitu sebesar Rp. 3000.000, dan akan berubah-ubah lagi mengikuti fluktuasi mata uang kita sendiri.

Seharusnya jiak tidak terjadi penurunan atau penguatan mata uang kita, pastinya peraturan tersebut paling cepat akan berubah selama 6 tahun sekali, akan tetapi melihat kondisi perekonomian kita yang masih terpuruk tersbut membuat tidak stabilnya nilai mata uang kita yaitu rupiah kepada mata uang asing atau dolar.

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

Pengertian PTKP 

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) adalah penghasilan yang menjadi batasan tidakkena pajak bagi wajib pajak orang pribadi, dengan kata lain apabila penghasilan netowajib   pajak   orang   pribadi   jumlahnya   dibawah   PTKP   tidak   akan   terkena   PajakPenghasilan (PPh) Pasal 25/29.

Besar PTKP

Jumlah  PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Tahun 2011 adalah sebagai berikut :

a. Rp15.840.000,00 (lima belas juta delapan ratus empat puluh ribu rupiah) untuk diriWajib Pajak orang pribadi;

b. Rp1.320.000,00 (satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) tambahan untuk Wajib Pajakyang kawin;

c. Rp15.840.000,00  (lima belas juta  delapan ratus empat puluh ribu  rupiah) tambahanuntuk   seorang   isteri   yang   penghasilannya   digabung   dengan   penghasilan   suamisebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1); dan

d.  Rp1.320.000,00   (satu   juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah) tambahan untuk setiapanggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus sertaanak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuksetiap keluarga.

Pengertian dan Besarnya PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Tahun 2015
PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) 

Yang dimaksud dengan anggota keluarga sedarah dan Semenda dalam garisketurunan lurus adalah orang tua, mertua, anak kandung atau anak angkat.

Yang dimaksud dengan anggota keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnyaadalah anggota   keluarga yang tidak mempunyai penghasilan dan seluruh biayahidupnya ditanggung oleh wajib pajak.Penerapan ketentuan tersebut ditentukan oleh keadaan pada awal tahun pajak atauawal bagian tahun pajak

Contoh :Tahun 2010 Tuan A status Kawin anak 1 .Pada Pebruari Tahun 2011 Isteri Tuan A melahirkan anak kedua.Maka PTKP Tahun 2011 untuk status Tuan A adalah Kawin anak 1.

PTKP Karyawati

Jumlah  PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Tahun 2015 adalah sebagai berikut :
PTKP (penghasilan tidak kena pajak) untuk karyawati

a. Bagi karyawati kawin atau disingkat (TK/0) adalah sebesar Rp 24.300.000

b. Bagi karyawati tidak kawin adalah sebesar Rp 24.200.000 ditambah Rp 2.025.000 perorangan menjadi tanggungan sepenuhnya (TK/…) paling banyak 3 orang.

c. Bagi karyawati kawin (K/…) yang suaminya tidak menerima atau memperoleh penghasilan dinyatakan dengan keterangan tertulis dari penerimaan daerah setempat.

Serendah-rendahnya kecamatan yang menyatakan bahwa suaminya tidak memproleh atau menerima penghasilan sebesar PTKP adalah Rp 24.300.000 u/WP sendiri ditambah Rp 1.320.000 untuk setatus kawin ditambah Rp 1.320.000 perorang untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya paling banyak tiga orang. Walaupun memiliki anak lebih dari tika atau K3 maka yang dihitung tetap anak tiga.

0 Response to "Pengertian dan Besarnya PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Terbaru"

Post a Comment

wdcfawqafwef