Pengertian Arti dan Definisi Eksplorasi dan Pekerja Anak Serta Solusinya

Latar Belakang Timbulnya Pekerja Anak

Menurut catatan ILO, paling tidak dari 215 juta pekerja anak, 115 juta bekerja di tempat berbahaya di seluruh dunia. Terjadi peningkatan pekerja anak di daerah bahaya dengan usai 15-17 tahun. "Hampir 60 persen anak pekerja di tempat berbahaya adalah laki laki," ujarnya. Sektor yang mempekerjakan anak-anak di tempat berbahaya, di antaranya sektor pertambangan, penggalian, pertanian, perikaan, pelayanan rumah tangga dan industry jasa. Penggunaan tenaga kerja anak sangat beresiko besar dalam kecelakaan kerja.

Pengertina pekerja anak.

Pengertian pekerja anak adalah usia muda bahkan mungkin di bawah umur angkatan kerja yang sudah bekerja.

Padahal dalam undang-undang sudah diatur mengenai usia ketenaga kerjaan yaitu undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Undang-Undang ini mengatur mengenai hal yang berhubungan pekerja anak mulai dari batas usia diperbolehkan kerja, siapa yang tergolong anak, pengupahan dan perlidungan bagi pekerja anak.

Undang-undang No. 20 Tahun 1999 tentang Ratifikasi Konvensi ILO No. 138 Tahun 1973 mengenai Batas Usia Minimum Diperbolehkan Bekerja. Undang-Undang ini mengatur dengan jelas tentang umur minimum seseorang untuk bekerja.

Umur minimum tidak boleh 15 tahun. Negara-negara yang fasilitas perekonomian dan pendidikannya belum dikembangkan secara memadai dapat menetapkan usia minimum 14 tahun untuk bekerja pada tahap permulaan.

Umur minimum yang lebih tua yaitu 18 tahun ditetapkan untuk jenis pekerjaan yang berbahaya “yang sifat maupun situasi dimana pekerjaan tersebut dilakukan kemungkinan besar dapat merugikan kesehatan, keselamatan atau moral anak-anak”. Umur minimum yang lebih rendah untuk pekerjaan ringan ditetapkan pada umur 13 tahun.

Sedangkan umur yang diperbolehkan seorang anak bekerja yaitu 18 tahun. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Pasal 68 UU No. 13 tahun 2003 menyebutkan bahwa pengusaha dilarang mempekerjakan anak.

Dan dalam ketentuan undang-undang tersebut, anak adalah setiap orang yang berumur dibawah 18 tahun. Berarti 18 tahun adalah usia minimum yang diperbolehkan pemerintah untuk bekerja.

Akan tetapi undang-undang memberikan pengecualian mengenai beberapa pekerjaan yang boleh dikerjakan oleh seorang anak yaitu

1. Pekerjaan Ringan
Anak yang berusia 13 sampai dengan 15 tahun diperbolehkan melakukan pekerjaan ringan sepanjang tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik,mental dan sosial.

2. Pekerjaan dalam rangka bagian kurikulum pendidikan atau pelatihan.
Usia paling sedikit 14 tahun. Diberi petunjuk yang jelas tentang cara pelaksanaan pekerjaan serta mendapat bimbingan dan pengawasan dalam melaksanakn pekerjaan. Diberi perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja

3.Pekerjaan untuk mengembangkan bakat dan minat.

Faktor Penyebab Timbulnya Pekerja Anak


Faktor Kemiskinan dan ekonomi

kemiskinan merupakan faktor ekonomi lain yang menimbulkan pekerja anak dibawah umur. Ketidak mampuan kepala rumah tangga atau keluarga dalam memberikan pelayanan seperti sandang pangan dan papan membuat anak ikut andil dalam mencari nafkah.

Faktor sosial budaya

Dikarnakan masih memiliki paham yang primitive seperti anggapan jika anak membantu dalam mencari nafkah maka anak tersebut dianggap sebagai anak yang berbakti kepada orang tua karna sudah meringankan beban orang tua.

Faktor pendidikan

Dikarnakan pendidikan orang tua yang rendah sehingga orang tua tersebut mengambil keputusan untuk memberhentikan anakanya dengan beberapa alasan yaitu biaya pendidikan yang mahal, percuma sekolah tinggi-tinggi akhirnya pengangguran dan wanita itu tugasnya dirumah saja jadi tidak perlu sekolah tinggi-tinggi.

Faktor urbanisasi

Dikarnkan desanya tidak bisa diandalkan untuk memberikan jaminan berupa pendapatan yang tinggi sehingga membuat keluarga pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang bisa mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Dikarnakan perkiraan yang tidak sesuai dengan harapan sehingga orang tua melibatkan anak untuk membantu mencari nafkah seperti menjadi pengemis sampai menjadi buruh.

Lemahnya Pengawasan dan Terbatasnya Institusi untuk Rehabilitasi

Memang mengenai semua pelarangan mengenai batas usia kerja sudah tertulis jelas dalam undang-undang. Akan tetapi dikarnakan kurangnya ketegasan dari peraturan tersebut mengakibatkan peraturan tersebut tidak berfungsi.

Dampak buruk pekerjaan terhadap pertumbuhan anak dibawah usia kerja


Terhadap perkembangan fisik anak

Jika dipandang dari fisik seorang anak yang dibawah usia kerja terbilang kekuatan fisik mereka terbatas tidak sekuat usia kerja yang sudah ditentukan yaitu 18 tahun keatas.

Sehingga anak yang bekerja bisa memperburuk kesehatan fisik mereka karna pekerjaan yang berat bisa menimbulkan kecelakaan atau sakit karna daya tahan tubuh yang kurang.

Pengertian Arti dan Definisi Eksplorasi dan Pekerja Anak Serta Solusinya
Gambar: Contoh pekerjaan anak yang memperburuk fisik anak

Terhadap perkembangan emosi anak

Dikarnakan bekerja dibawah usia kerja pastinya mereka akan diposisikan paling bawah. Pada posisi tersebut pasti dijadikan suruhan semua pihak yang ada diatasnya.

Banyak karyawan dan majikan tidak memperhatikan mereka, mereka memukul rata cara bahasa yang digunakan tidak pandang usia.

Ketika mendapat tegoran yang keras atau tindakan aniyaya maka mereka tidak bisa membela, sehingga timbullah sifat keras, pemarah, pendendam, hilangnya sifak kekanak-kanakan, tidak memiliki sifat empati terhadap kawan seumurannya dan lain-lain.

Terhadap perkembangan sosial anak

Dikarnakan sudah sibuk mencari duit yang kebanyakan pergaulan mereka sangat terbatas. Sehingga mereka tidak mendapatkan pelajaran dasar seorang anak yaitu sekolah, bersosialisasi, bagaimana bersikap yang baik, berpartisipasi dalam masyarakat yang baik, mereka tidak mendapatkan itu dalam dunia kerja yang keras. Sehingga sifat egois akan tumbuh, kurangnya kepercayaan diri selalu merasa direndahkan.

Solusi pemberatasan eksploitasi pekerja anak di Indonesia

Pengertian Eksploitasi adalah pengambilan sumberdaya alam untuk dipakai / dipergunakan atau dimanfaatkan dalam berbagai keperluan manusia dalam memenuhi kebutuhannya.

Sedangkan pengertian eksploitasi anak adalah penyalah gunaan anank atau pemanfaatan untuk keuntungan yang memperkerjakan anank dibawah umur. Dengan kata lain anak-anak digunakan sebagai media untuk mencari uang.

Pemerintah 

Pembuatan program Zona Bebas Pekerja Anak (ZBPA) merupakan program yang mencanangkan suatu daerah sebagai zona bebas pekerja anak. Program ini dipelopori oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai komitmen untuk memprioritaskan pendidikan untuk meningkatkan sumber daya manusia Kutai Kartanegara.

Seharusnya program ini juga ada dibeberapa kota lainnya, tidak hanya di kabupaten kutai. Program ini berfokus pada  Pengembangan Sumber Daya Manusia,  Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Pengembanagn Infrastruktur, Rehabilitasi.

Selain itu juga pemerintah harus lebih tegas dan lebih mengefektifkan aturan-aturan yang telah ada, termasuk pemberdayaan aparatur Negara dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang konsisten terhadap perlindungan hak-hak anak untuk bisa lebih mengawasi dan mendampingi anak yang dipekerjakan agar tidak diperlakukan sewenang-wenang oleh yang mempekerjakannya.

Masyarakat 

- Pihak sekolah dan orangtua asuh sebagai pendidik kedua setelah orangtua kandung, diharapkan dapat lebih sensitif terhadap anak dalam mendidik anak-anak yang berada dibawah pengasuhan mereka. Hanya memberikan pekerjaan yang layak saja.

- Lebih peka dan tidak menutup mata terhadap keadaan sekitar sehingga apabila ada pekerja anak di lingkungan sekitar penanganannya dapat lebihcepat guna menghindari kemungkinan yang lebih buruk pada anak yangbersangkutan.

Keluarga 

Lebih memahami dan mengerti bahwa anak bukanlah milik pribadi karena pada dasarnya setiap anak adalah sebuah pribadi yang utuh yang juga memiliki hak sebagaimana individu lainnya, sehingga anak tidak sewena-wena harus bekerja untuk membantu mencari nafkah.

0 Response to "Pengertian Arti dan Definisi Eksplorasi dan Pekerja Anak Serta Solusinya"

Post a Comment

wdcfawqafwef