Pengertian Keunggulan Komparatif (Comperative Advantage) dan Keunggulan Kompetitif Beserta Contohnya

Keunggulan Komparatif (Comperative Advantage) 

Pengertian keunggulan komparatif (Comperative Advantage) adalah suatu kegiatan ekonomi yang menurut perbandingan lebih menguntungkan bagi penegmbangan dartah tersebut.

Dalam contoh berut ini akan digunakan perbedaan nilai tambah yang berartid idalamnya telah tecakup seluruh biaya produksi dan harga jual petani. Misalya dua provinsi yang bertetangga Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatra Utara yang masing-masing memproduksi beras dan jagung.

Misalnya pada tingkat produksi saat ini nilai tambah petani per ha per tahun di kedua provinsi tersebut rata-tara adalah sebagai berikut

Komoditi 
Padi NAD Rp 550.000,- dan Sumatra Utara Rp 700.000,-
Jagung NAD Rp 400.000,- dan Sumatra Utara Rp 600.000,-
Dari data diatas jelas petani NAD aan memperoleh pendapatan yang lebih rendah dari petani SUMUT, tidak pedui apakah yang ditanamnya padi atau jagung. Hal ini tidak lain dikarnakan letak SuMut lebih dekat ke pasar konsumen yang membuat harga penjualan petani lebih tinggi.

Fakta ini tidak bisa dielakkan oleh petani NAD tetapi mereka masih bisa menentukan komoditi mana yand sebaiknya lebih dikembangkan pada masa yang akan datang yang dapat memberikan lebih banyak keuntungan kepada mereka.

Secara perhitungan sederhana dapat dilihat:

Untuk komoditi padi, petani NAD memperoleh

550.000
----------- x 100 % = 78,6% dari petani sumatra utara
700.000

Untuk komoditi jagung, petani NAD memperoleh

400.000
----------- x 100% = 66,7% dari petani sumatra utara.
600.000

Dengan demikian bagi petani NAD lebih menguntungkan apabila mereka mengembangkan padi dan bukan jagung. Tentunya hal ini berlaku sampai batas perluasan area penanaman padi tidak menaikan ongkos atau berkurangnya produksi sehingga terjadi perbandingan yang terbalik (presentasi untuk jaging lebih tinggi).

Perlu diperhatikan bahwa perluasan area produksi tersebut masih bisa ditambah oleh pasar sehingga harganya tidak turun. Sebailiknya untuk petani Sumatra Utara lebih baik berkonsentrasi pada produksi jagung dan membeli beras  dari NAD.

Hal ini mendatangkan keuntungan antar dua dartah tersebut karna apabila petani Sumatra Utara juga berkonsentrasi pada produksi padi, harga padi disrumatra utarapun akan turun sedangkan harga jagung akan naik karna supply rendah. Hal ini akan membuat kedua belah pihak akan rugi.

Keunggulan komparatif (Comperative Advantage) menganalisis kemampuan suatu daerah untuk memasarkan produknya di luar darah atau luar negri atau pasar global. Istlah keunggulan komparatif lebih dipengerti yaitu cukup melihat apakah produk yang dihasilkan dapat dijual di pasar global secara menguntungkan.

Jadi, tidak perlu lagi membandingkan potensi keomoditi yang sama di suatu negar dengan negara lainnya, melainkan membandingkan potensi komoditi suatu negar terhadap komoditii semua negara pesaingnya di pasar global.

Namun demikian manfaat analisis keunggulan kimpetitif bagi suatu wilayah adalah terbatas karena tidak banyak komoditi yang memenuhi persyaratan tersebut. Kemampuan memasarkan barang di pasar global sangat terkait dengan tingkat harga yang sedang berlaku di pasar global padahal disisi lain harga di pasar global selalu berfluktuasi.

Dengan demikian analisis keunggulan kompetitif menjadi tidak langgeng tetapi berdasarkan tingkat harga yang sedang berlaku. Analisis keunggulan komparatif tidak terlalu dipengaruhui oleh fluktuasi harga karena menggunakan metode perbadingan.

Karena semua pihak terkena fluktuasi harga yang sama maka angka perbadingan tidak berbeda jauh dalam berbagai tingakat harga. Banyak komoditi yang hanya diproduksi untuk kebututhan lokal atau ada yang dipasarkan ke wilayah tetangga tetapi pada saat ini belum mampu untuk masuk kepasar global.

Sebaliknya analisis keunggulan komparatif (Comperative Advantage) tetap dapat digunakan untuk melihat apakah komoditi itu memliki prospek untuk dikembangkan walupun saat ini belum mampu memasuki pasar global. Setidaknya mengetahui bahwa dalam rangka perbandingan dengan rata-rata nasional, wilayah kita berada di atas atau di bawah rata-rata nasional.

Keunggulan komparatif dapat dijadikan pertanda awal bahwa komoditi itu punya prospek untuk juga memiliki keunggulan kompetitif. Setidaknya komoditi itu layak untuk dikembangkan baik untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun untuk pasar tetangga.

Pengertian Keunggulan Komparatif (Comperative Advantage) dan Keunggulan Kompetitif Beserta Contohnya


KEUNGGULAN PERBANDINGAN TEORI, TINDAKAN EMPIRIS DAN STUDI KASUS


Penjelasan mengenai keungulan perbandingan (Comperative Advantage) yang dikemukakan oleh Ricardo yang memperkenalkan tentang konsep keunggulan perbandingan (Comperative Advantage) dengan asumsi asumsi beliau yang ketat.

Dari penjabaran itu maka penulis membuat paper ini yang bertujuan untuk mengetahui teori, alat ukur dan juga studi kasus tentang keunggulan perbandingan (Comperative Advantage) yang cocok untuk meningkatkan ekonomi khususnya di Negara – Negara ASEAN.

Yang pertama kita lihat bahwa tinjauan – tinjauan teori apa saja dan juga langkah – langkah empiris apa saja yang dapat kita gunakan untuk mengetahui keunggulan perbandingan (Comperative Advantage) dari Negara – Negara ASEAN yang dapat diketahui dari produk – produk yang dapat Negara  ekspor keluar negeri dan mempunyai daya saing dari Negara – Negara lainnya, yang juga mengekspor produk yang sama, dan juga dapat terlihat dari neraca perdagangan yang ada di Negara tersebut, neraca perdagangan adalah catatan yang berisi nilai barang-barang yang diekspor maupun diimpor oleh suatu negara.

Jadi dengan melihat dari sudut pandang neraca perdagangan suatu Negara kita dapat mengetahui barang – barang apa saja yang dapat Negara  ekspor ke luar negeri yang dapat menjadi keunggulan dari sebuah Negara.

Yang kedua yaitu menggabungkan dua indikator keunggulan komperatif agar bisa dijadikan alat ukur untuk menganalisis pemetaan produk produk apa saja yang dapat dijadikan keunggulan komperatif sehingga memudahkan Negara untuk menganalisis produk apa saja yang dapat dijadikan keunggulan komperatif sehingga dapat memudahkan Negara  fokus untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari produk tersebut.

Pengertian keunggulan kompetitif adalah keungulan yang harus dimiliki oleh setiap negara agar mampu bersaing dipasar global, atau bisa juga dibilang keunggulan absolut.

Yang ketiga setelah mengetahui produk produk apa saja yang dapat di eksport  umtuk dijadikan produk keunggulan komperatif maka selanjutnya ialah menganalisa produk produk yang akan di ekspor.

Khsusus untuk Negara di ASEAN  apabila semakin unggul suatu produk tertentu maka semakin besar Negara tersebut menjadi sebuah ngara net- eksportir, dengan temuan tersebut maka Negara Negara di ASEAN sangat cocok untuk teori keunggulan komperatif.

Dari seluruh penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa teori keuggulan komperatif yang dikemukakan oleh David Ricardo dan disempurnakan Heckscher dan Ohlin cukup memberikan gambaran yang jelas bagi pembaca tentang bagaimana harus memilih barang yang akan dijadikan barang eksport untuk dijadikan kenunggulan komperatif di suatu Negara dan juga dijelaskan cara mengetahui keunggulan komperatif dengan melihat tiga tahap yang pertama kita lihat bahwa tinjauan – tinjauan teori apa saja dan juga langkah – langkah empiris apa saja yang dapat kita gunakan untuk mengetahui keunggulan Komperative yang kedua yaitu menggabungkan dua indikator keunggulan komperatif agar bisa dijadikan alat ukur untuk menganalisis pemetaan produk produk apa saja yang dapat dijadikan keunggulan komperatif, yang ketiga menganalisa produk produk yang akan di ekspor. Dan penejelasan tersebut tersebut  sangat tepat untuk Negara Negara berkembang khususnya Negara yang berada di ASEAN.

0 Response to "Pengertian Keunggulan Komparatif (Comperative Advantage) dan Keunggulan Kompetitif Beserta Contohnya"

Post a Comment

wdcfawqafwef