Pengertian Kuota Impor Menurut Para Ahli

Kuota Impor

Kuota impor merupakan salah satu kebijakan perdangan proteksionis yang bertujuan melindungi produk-produk dalam negri atau industri baru agar bisa bersaing dengan produk asing.

Contohnya saja semisal Indonesia mampu memproduksi ban mobil, akan tetapi industrinya masih baru, maka pemerintah mengambil kebijakan kuota impor untuk membatasi komoditi impor yang akan masuk ke indonesia.

Ketika barang impor tersebut (ban mobil) dibatasi, permintaan akan ban mobil tinggi sedangkan kuota impor terbatas maka akan menjadi peluang bagi industri dalam negri untuk meningkatka produksi ban mobil tersebut untuk memenuhi permintaan pasar. Yang tadinya masih menggunakan ban impor maka akan beralih menggunakan ban dalam negri.

Pengertian kuota impor adalah kebijakan yang memberikan batasan akan jumlah barang impor yang akan masuk dalam negri dengan tujuan untuk melindungi industri dalam negri.

Kebijakan kuota merupakan kebijakan untuk melakukan proteksi yang sifatnya nontarif. Kuota adalah kebijakan yang membatasi jumlah maksimum yang dapat diimpor suatu negara.

Hal ini akan dilakuka pemerintah jika pemerintah tidak akan melarang impor akan suatu barang dan pemerintah juga tidak mengambil kebijakan tarif atau menentukan bea masuk, yang ditakutkan akan membuat naiknya harga dalam negri.

Ada empat macam kebijakan kuota yaitu kuota mutlak, kuota negociated, tariff kuota dan mixing kuota, berikut penjelasannya:

1. Kuota mutlak 

Kuota mutlak (absolute/unilateral quota) yaitu  penentuan kuota secara sepihak atau mengizinkan komoditi tertentu dalam jumlah yang sudah ditetapkan selama jangka waktu tertentu.

2. Tariff Rate Quota 

Tariff Rate Quota atau tarif kuota yaitu pemerintah memberikan izin atas pemasuk barang dalam jumlah yang ditentukan ke suatu negara dengan tarif yang diturunkan selama jangka waktu tertentu.

Sedangkan tujuan dari tarif kuota ini adalah sebagai
- Sebagai pencegah barang-barang berada di tengah negara lain
- Sebagai pengawasan produksi serta dapat mengendalikan haraga guna mencapai stabilitas harga di dalam negri.
- Untuk tetap menjaga dan menjamin ketersediaan sumberdaya alam dalam negri yang digunakan sebagai pemenuh kebutuhan sehari-hari.
- Untuk meminimalisir ekspor barang setengah jadi dan meningkatkan ekspor barang jadi.

3. Negociated/bilateral quota

Negociated/bilateral quota, yaitu penentuan kuota menurut perjanjian antara kedua belah negara pengimpor dan pengekspor.

4. Mixing quota 

 Mixing quota adalah penggabungan antara ketiga macam kuota tersebut dimana pemerintah mengizinkan barang atau komoditas tertentu masuk dan dalam jumlah tertentu melalui suatu perjanjian dengan negara mitra dagang dalam jangka waktu tertentu.

Sedangkan dampak dari kebijakan kuota impor sendiri yaitu dapat menaikan harga barang impor tersebut sedangkan permintaan konsumsi terhadap barang impor tersebut di pasar domestik akan turun sehingga produksi barang sejenis yang ada di dalam negri akan meningkat.

Menurut ketentuan WTO (World Trade Organization), sistem kuota ini hanya dapat digunakan dalam hal berikut :

1. Untuk melindungi hasil pertanian. Kebijakan kuota impor dapat melindungi hasil swasembada pangan di indonesia, contohnya saja Indonesia sangat potensial penghasil padi dengan kualitas dan kuantitas yang bagus akan tetapi biaya oprasional yang digunakan mahal, tidak sebanding dengan beras impor.

Dengan batas kuota yang ditetapkan karna keterbatasan beras impor sedangkan permintaan yang tinggi, maka harga beras impor tersebut akan mahal dan konsumsi terhadap beras impor tersebut akan menurun di pasar domestik sehingga beras dalam negri akan meningkat dengan harga yang lebih murah sehingga konsumen akan beralih kepada beras dalam negri.

2. Untuk menjaga keseimbangan neraca pembayaran (balance of payment)

3. Untuk melindungi kepentingan ekonomi nasional. Jika pemerintah tidak mengambil kebijakan pelarangan impor atas suatu komoditi barang dan tidak menetapkan bea masuk atau kebijakan tarif karna ditakutkan akan meningkatkan harga dalam negri, maka kebijakan kuotalah yang akan membatasi jumlah masuknya barang impor kedalam negri.

0 Response to "Pengertian Kuota Impor Menurut Para Ahli"

Post a Comment

wdcfawqafwef