Teori Keunggulan Komparatif (comparative advantage) Menurut David Ricardo

Analisis potensi relatif perekonomian wilayah

Seoorang perencana wilayah harus memiliki kemampuan untuk menganalisis potensi ekonomi wilayahnya. Hal ini terkait dengan kewajibannya di satu sisi menentukan sektor-sektor ril yang perlu dikembangkan agar perekonomian daerahtumbuh cepat dan disisi lain mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang mampu membuat potensi sektor tertentu rendah dan menentukan apakah prioritas untuk menanggulangi kelemahan tersebut.

Setelah otonomi daerah masing-masing daerah sudah lebih bebas dalam menetapkan sektro atau komofiti yang diprioritaskan pengembangannya.

Kemampuan pemerintah daerah untuk melihat sektor yang memiliki keunggulan atau kelemahan di wilayanya menjadi semakin penting.

Sektor yang memiliki keunggulan memiliki prospek yang lebih baik untuk dikemmbangkan dan diharapkan dapat mendorong sektor-sektor lain untuk berkembang.

Ada beberapa alat analisis yang dapat digunakan untuk menentukan potensi relatif perekonomian suatu wilayah. Alat analisis itu antaraa lain adalah keunggulan komparatif, location quotient dan analisis shhift-share.
Teori Keunggulan Komparatif (comparative advantage) David Ricardo
Gambar: David Ricardo

Teori keunggulan komparatif

Istilah kenggulan komparatif (comparative advantage) mula-mula dikemukakan oleh David Richardo (1917) sewaktu membahas perdagangan antara dua negara.

Dalam teori tersebut Richardo membuktikan bahwa apabila ada dua negara yang saling berdagang dan masing-masing negara mengkonsentrasikan diri untuk mengekspor barang yang bagi negara tersebut memiliki keunggulan komparatif (comparative advantage) maka kedua negara tersebut akan beruntung. Ternyata ide tersebut bukan hanya bermanfaat dalam perdagangan internasional tetapi juga sangat pentung diperhatikan dalam ekonomi regional.

Keunggulan komparatif suatu komoditi bagi suatu negara atau daerah adalah bahwa komoditi itu lebih unggul secara relatif dengan komoditi lain di daerahnya. Pengertian unggul dalam hal ini adalah dalam bentuk perbandingan dan bukan dalam bentuk nilai tambah riel.

Apakah keunggulan itu dalam bentuk nilai tambah riel maka dinamakan keunggulan absolut. Komoditi yang memiliki keunggulan walaupun hanya dalam bentuk perbandingan, lebih menguntungkan untuk dikembangkan dibanding dengan komoditi lain yang sama-sama diproduksi oleh kedua negara atau daerah.

Dalam perdagangan bebas antar daerah mekanisme pasar mendorong masing-masing daerah bergerak ke arah sektor yang daerahnya memiliki keunggulan komparatif. Akan tetapi mekanisme pasr seringkali bergerak lambat dalam mengubah struktur ekonomi suatu daerah.

Pengetahuan akan keunggulan komparatif (comparative advantage) suatu daerah dapat digunakan para penentu kebujakan untuk mendorong perubahan struktur perekonomian daerah ke arah sektor yang mengandung keunggulan komparatif.

Jadi apabila sektor yang memiliki keunggulan komparatif bagi suatu darah telah diketahui lebih dahulu, pembangunan sektor itu dapat desegerakan tanpa menunggu tekanan mekanisme pasr yang sering berjalan lambat.

Keunggulan komparatif adalah suatu kegiatan ekonomi yang menurut perbandingan leib menguntungkan bagi pengembangan daerah. David Ricardo menggunakan perbanfingan jumlah tenaga kerja yang berbeda pada dua negara, akan tetapi saat ini contoh seperti itu tidak releval lagi karena biaya untuk menghasilkan suatu produk bukan hanya buruh upah.

0 Response to "Teori Keunggulan Komparatif (comparative advantage) Menurut David Ricardo"

Post a Comment

wdcfawqafwef