Pengertian, Definisi, Arti Kewirausahaan (entrepreneurship) Menurut Para Ahli Beserta Ciri-Ciri dan Contohnya

Kewirausahaan itu berawal dari ide komersil atau ide yang membuahkan hasil, sehingga dari ide yang komersil tersebut akan menciptakan sebuah produk yang bisa di jual belikan di market place, kemudian bisa menetapkan pangsa pasar mana yang dituju apakah itu di kalangan anak-anak, remaja, dewasa, lanjut usia, pelajar dan lain-lian. yang tidak kalah penting juga dari ide komersil tersebut bisa menetapkan sebuah harga yang berorentasi kepada keuntungan.

Apa gunanya jika seorang wirausaha mampu menetapkan dari produk jadinya sampai pangsa pasar mana yang dituju, akan tetapi tidak mampu menentukan harga produk yang sesuai dengan dengan harga pasar dan tidak merugikan dirinya sendiri atau konsumen.



Terkadang ada pedagang metapkan harga yang begitu tinggi dengan asumsi jika konsumen mebeli 1 barang kita itu sudah menutupi 5 barang lainnya. Maksud dari menutupi 5 barang lainnya adalah untuk menjaga – jaga ketika barang itu rusak atau tidak terjual. Memang dalam ekonomi islam tidak pelarangan dalam menentukan harga yang tinggi, bahkan diperbolehkan mengambil keuntungan 100% dari harga pokok. Akan tetapi harus diperhatikan juga pangsa pasar mana yang paling potensial di daerah tersebut apakah kalangan menengah keatas atau menengah kebawah.

Ada juga penjual yang menetapkan harga yang rendah sehingga laba yang diproleh dari penjualan per-unitnya hanya 10% misalnya, akan tetapi dia memproduksi banyak barang. Mereka tidak melihat berapa persen laba yang diperoleh perunitnya akan tetapi berapa kelipatan yang bisa mereka hasilkan, dala artian memproduksi banyak. Sehingga konsumen tidak diberatkan dengan harga tersebut terutama dikalangan menengah kebawah.

Konsep seperti itu sudah baik, akan tetapi terkadang prilaku konsumtifnyalah yang sulit dihindari membuatnya jatuh rugi. Prilaku konsumtif adalah pengeluaran yang dikeluarkan untuk kebutuhan lebih besar dari pendapatan yang diterima, atau bahasa sederhananya untung 100 ribu tapi pengeluarannya 200 ribu.

Sedangkan jumlah usaha yang direkomendasikan minimal memiliki 3 usaha lebih dari itu lebih baik. Karna tiga usaha tersebut akan selalu berputar, dan kita juga tidak tau mana usaha yang akan jatuh dan mana yang stabil. Jika ada satu usaha yang kita jalani jatuh, maka masih ada dua usaha lainnya, satu usaha untuk mengangkat usaha yang jatuh tersebut dan satunya lagi bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Kewirausahaan

Pengertian kewirausahaan

Pengertian kewirausahaan adalah suatu tindakan untuk melakukan upaya- upaya memenuhi hidup yang di lakukan oleh seseoarang atas dasar kemampuan dengan cara sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun untuk orang lain.

Kewirausahaan mulanya berawal dari suatu ide, kemudian ide tersebut akan membuahkan:

Ide komersil 

Ide komersil adalah ide yang membuahkan hasil, sebagaimana yang telah dijelaskan panjang lebar diatas. Sebagaimana pengertian dari ide komersil yaitu menciptakan suatu produk yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

Contohnya pembuatan briket dari tempurung kelapa. Produk ini ditujukan sebagai pengganti batu bara yang isunya semakin berkurang. Kualitasnya pun jelas lebih unggul briket tempurung kelapa, karna dari panas yang dipancarkan lebih tinggi dan tidak mudah habis.

Keuntungan yang didapat bagi masyarakat yaitu semakin banyak produk maka semakin banyak pula pilihannya, jadi konsumen atau masyarakat bisa memilih mana yang baik untuk dirinya.

Lebih luasnya untuk lingkungan sekitar, karna dengan adanya produksi briket tempurung kelapa tumpukan kelapa – kelapa yang dianggap sampah pada masyarakat ternyata bisa dimanfaatkan dan dikelola menjadi barang yang lebih berguna dan lingkungan menjadi lebih bersih.

Mengejar peluang ekonomis atau menciptakan peluang bisnis

Dari ide yang komersil tersebut akan menciptakan sebuah peluang usaha yang membutuhkan banyak sumberdaya manusia. Sehingga harapannya dengan terciptanya peluang usaha tersebut akan mengurangi tingkat pengangguran yang ada di suatu Negara tersebut, dan pada akhirnya akan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Usaha yang kreatif

Dari ide yang komersil menimbulkan peluang usaha, kemudian dari usaha yang sudah berjalan tersebut maka lambat tahun akan muncul lagi ide – ide yang lebih kreatif, ide –ide yang menghasilkan banyak varian produk.

Yang mana menuntuk masyarakat untuk lebih mandiri dan lebih kreatif dalam menentukan usahanya yang tentunya tidak beroreantasi kepada keuntungan saja melainkan kesejahteraan bersama.

Seoarang wira usaha yang sukses adalah yang bisa mengatur keluar masuk keuangannya. Dari mana uang itu berasal dan digunakan untuk apa. Kemudian disiplin terutama mengenai laporan keuangannya, tidak pernah mencampurkan antara uang pribadinya dengan uang perusahaan.

Ketika bertemu dikeadaan yang sangat mendesak sehingga memungkinkan menggunakan uang perusahaan, maka seorang wira usaha akan menggantinya dilain waktu, walau itu perusahaan milik dia sendiri.
Pengertian, Definisi, Arti Kewirausahaan (entrepreneurship) Menurut Para Ahli Beserta Ciri-Ciri dan Contohnya

Ciri – cir wirausaha

Adapun ciri –ciri seorang wirausaha adalah

1. Berani mengambil risiko

Seorang wirausaha harus berani mengambil risiko kedepan, baik itu jangka panjang maupun jangka pendek. Berani mengambil risiko disi adalah berani mengurangi waktu istirahatnya demi kesenjangan usaha yang dia jalani, siap mengorbankan jiwa, raga dan hartanya demi usaha yang dijalani.

Untuk pandangan kedepannya dia tidak takut untuk memulai usahanya, tentunya setelah melakukan analisa internal dan lapangan sehingga memutuskan untuk berbisnis ini dan itu karna terbilang masih besar peluang yang menjanjikan.

Ternyata ada baiknya juga menerapkan teori goblok bob sadino yang tertulis dalam bukunya. Dia mengatakan bahwa banyaknya orang tidak melakukan usaha yaitu karna mereka terlalu banyak berfikir, terlalu jauh berfikir, takut rugilah ini dan itu.

Sehingga mereka tidak jadi memulai usahanya. Bahkan belum memulai saja sudah ketakutan, padahal mereka tidak tau kondisi ketika terjun kelapangan nantinya.

Usaha itu jangan berfikir nanti bagaimana? Akan tetapi bagaimana nanti? Orang yang berfikir nanti bagaimana, pastinya sudah banyak hal negative yang mereka pikirkan mengenai usaha yang akan mereka jalani dan akhirnya mereka tidak jadi.

Sedangkan berfikir bagaimana nanti, mereka akan merancang apa saja yang akan dipersiapkan untuk menjalani usaha tersebut baik itu persiapan modal maupun dalam lapangan, sehingga rintangan yang datang yang dapat menjatuhkannya mereka sudah siap menghadapi.

2. Kreatiftas

Seorang wirausaha ditunut untuk lebih kreatif menciptakan ide – ide yang bisa membuat para calon konsumen tertarik terhadap ide yang kita tuangkan dalam produk terbaru. Karna sifat manusia yang cepat bosan maka muncullah keinginan untuk mencoba yang lebih baru.

Momen seperti ini lah yang harus dimanfaatkan sebaik – baiknya, karna dalam dunia bisni ide yang kreatiflah yang akan tetap menjaga kelanggengan usaha.

3. Kemamuan dan kerja keras

Tidak berhenti pada ide saja, melainkan harus tetap bekerja keras dan bertekat kuat serta tidak mudah tumbang ketika usahanya mengalami kebangkrutan. Karna tidak ada usaha yang selalu untung terus, pasti ada masanya mereka jatuh, tinggal bagaimana seorang manajer menghadapinya.

Filosofi suksesnya orang china mengatakan, mereka akan makan nasi melainkan makan bubur sampai mereka sukses.

Realitanya sebagian masyarakat Indonesia, sudah memiliki usaha yang banyak pelanggannya tapi belum mempunyai cabang, mereka lebih memilih untuk mengangkat pegawai dan duduk santai dirumah ketimbang harus capek. Secara otomatis omset yang diterima akan dikurangi dengan tanggungan yang harus dibayarkan terhadap pegawai yang dia rekrut.

Hal seperti ini tidak mencerminkan wirausaha, karna seorang wirausaha mereka memiliki jiwa yang tahan banting, bekerja keras dan memiliki kemampuan atau tekat yang kuat yang akan menghantarkan kesuksesannya.

4. Memiliki ananlisis yang kuat

Mampu menilai pangsa pasar mana yang akan dituju apakah itu anak-anak, remaja, lanjut usia atau pelajar. Bisa memilih usaha yang prospek untuk kedepannya, sehingga semua risiko kerugian bisa dihindari sejak dini.

5. Berorentasi masa depan

Mampu menciptakan inovasi – inovasi baru untuk kedepannya apa yang diinginkan oleh konsumen. Contohnya saja dulu orang memiliki hand phon yang hanya bisa digunakan untuk SMS dan telpon saja sudah puas, akan tetapi dizaman sekarang hp seperti itu sudah berkuang peminatnya. Karna zaman sekarang adalah zaman android.

Dari hp yang suaraunya mono sampai bersuarau sterio. Seorang wirausaha mampu melihat peluang kedepan, apa yang sebenarnya diinginkan oleh masyarakat.

6. Jiwa pemimpin

Jiwa kepemimpinan tentunya dalam berwirausaha sangat diperlukan, karna nantinya mereka akan dihadapkan oleh kondisi yang harus memilih dari beberapa pilihan, yang mana jika pilihannya salah maka akan berujung kepada kebangkrutan.

7. Modal

Tentunya modal sangat diperlukan untuk melakukan usaha, akan tetapi orang yang tidak memiliki modal tetap bisa melakukan usaha. Karna sekarang sudah banyak lembaga yang menyediakan jasa peminjaman uang untuk usaha dengan beberapa ketentuan – ketentuan yang harus dipenuhi.

0 Response to "Pengertian, Definisi, Arti Kewirausahaan (entrepreneurship) Menurut Para Ahli Beserta Ciri-Ciri dan Contohnya"

Post a Comment

wdcfawqafwef