Proses dan Tahapan Pengambilan Keputusan (Buying dicicion proses) Konsumen Pada Pembelian Barang atau Jasa Dengan The Five Stage Model

Buying Dicicion Proses (Proses Pengambilan Keputusan) 

Menrut tujuan pembelianya proses pengambilan keputusan dibagi menjadi dua yaitu:

1. konsumen akhir adalah individu dan rumah tangga, yang mana tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

2. Konsumen organisasional adalah konsumen yang terdiri atas organisasi, pemakai industry, pedagang dan lembaga non-profit yang tujuan pembeliannya untuk memproleh laba atau kesejahteraan anggotanya.



Keterlibatan konsumen dalam membeli dibedakan menjadi dua, pada dimensi pertama konsumen dibedakan berdasarkan tingkat pengambilan keputusan.

Sedangkan pada dimensi kedua konsumen dibedakan berdasarkan tingkat keterlibatan saat pemilihan suatu merk.

Menurut schiffman dan kanuk pengambilan suatu keputusan dapat dipandang dari suatu system yang terdiri dari imput, proses dan output.

Sehingga dari itu akan muncul tiga proses dan tahap dalam pengambilan keputusan yaitu tahap pengakuan adanya kebutuhan atau konsumen merasa adanya kebutuhan, melakukan usaha mencari informasi sebelum membeli barang tersebut dan mencari alternative lain atau penilaian terhadap alternative.

Kedua kekuatan eksternal tersebut akan mepengaruhi proses pengambilan keputusan, yang diawali dengan pengenalan kebutuhan oleh konsumen diikuti dengan pencarian informasi kemudian evaluasi alternative dan keputusan pembelian serta evaluasi setelah melakukan pembelian. Berikut penjelasannya:

The five stage model

Buying dsecision proses (proses pengambilan keputusan) konsumen akan melalui lima tahap:

1. Problem recognition (Pengenalan masalah mengenai kebutuhan)

Pada tahap pertama ini konsumen akan merasakan ada yang kurang dan menuntut untuk dipenuhi. Contohnya saja ketika merasa haus karna telah melakukan perjalanan jauh sehingga banyak ion tubuh yang berkurang.

2. Information seach (mencari informasi)

Pada tahap kedua ini konsumen akan mencari sebuah informasi yang terbaik apa yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pastinya pernyataan ini akan muncul pada setiap konsumen.

Contohnya ketika rasa haus tersebut konsumen akan mencari suatu minuman bermerek yang bisa menghilangkan rasa haus dan mengembalikan ion tubuhnya, pocari sweat contohnya.

3. Evaluation of alternative (mengevaluasi alternative)

Pada tahap yang ketiga ini konsumen akan mencari alternative lain, sehingga dari semua alternative tersebut bisa di evaluasi dan menjadi bahan pertimbangan konsumen untuk mengambil keputusan.
Contohnya ketika sudah menentukan minuman pocari sweat yang akan dibeli maka konsumen akan mencari alternative lain yang bisa menjadi perbandingan contohnya air minum aqua.

4. Purchase decision (pengambilan keputusan) 

Pada tahap yang keempat ini konsumen akan mengevaluasi antara kedua alternative yang telah dicari kemudian menilai dan mengambil keputusan, yang mana yang lebih baik . terhadap dua factor yang mempengaruhi keputusan membeli dan tujuan pembelian yaitu sikap orang lain, dan factor sitasional yang tidak dapat diprediksikan atau tidak terduga.

Pada tahap ini konsumen akan memilih satu dari kedua alternative minuman yang dapat menghilangkan rasa haus. Setelah pertimbangan yang matang serta mengevaluasi pengalaman orang lain mengenai minuman tersebut mengenai baik dan buruknya maka diputuskan bahwa konsumen tersebut akan mengambil minuman pocari sewat.

5. Post purchase behalion (evaluasi paska pembelian)

Pada tahap yang terakhir setelah membeli, konsumen akan mengevaluasi atas keputusan yang telah dia ambil kemudian dia beli. Jika konsumen menilai dari kinerja suatu produk tersebut sesuai dengan apa yang diprediksikan atau bahkan lebih dari yang dia harapkan maka konsumen akan puas, dan sebaliknya jika apa yang dirasakan malah kebalikannya maka konsumen akan kecewa atau tidak puas sehingga tidak akan mengonsumsi produk itu lagi.

Contohnya ketika konsumen tersebut telah meminum pocari sweat tersebut kemudia khasiat yang dirasakan sama sesuai yang diprediksikan atau bahakan lebih, maka konsumen tersebut akan merasa puas dan akan menggunakannya dilain waktu.

Sebaliknya jika yang dirasakan setelah meminum pocari sweat tersebut malah kebalikannya, pastinya konsumen kana merasa kecewa dan tidak akan membelinya dilain waktu.

0 Response to "Proses dan Tahapan Pengambilan Keputusan (Buying dicicion proses) Konsumen Pada Pembelian Barang atau Jasa Dengan The Five Stage Model"

Post a Comment

wdcfawqafwef