Pengertian Unsur-Unsur Strategi Marketing Mix (Bauran Pemasaran) 4P dan 7P Beserta Konsep dan Contohnya Menurut Para Ahli

Loading...
Loading...
Pembahasan kali ini akan membahas mengenai pengertian marketing mix, definisi marketing mix, arti marketing mix, contoh marketing mix, unsur-unsur marketing mix, pengertian marketing mix menurut katler, variabel marketing mix, contoh marketing mix produk, marketing mix 7p, strategi marketing mix, bauran pemasaran 4p, konsep marketing mix, strategi pemasaran 4p, bauran pemasaran 7p, pengertian marketing mix menurut para ahli, contoh bauran pemasaran, 4p dalam pemasaran dan contoh marketing mix 7p.


Marketing Mix

Ilmuekonomi.net-Dalam melaksanakan kegiatan pemasaran, perusahaan mengkombinasikan empat variabel yang sangat mendukung didalam menetukan strategi pemasaran, kombinasi keempat variabel itu dikenal dengan istilah bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari produk (product), harga (price), distribusi (place) dan promosi (promotion). 

Konsep marketing mix 4p inilah yang pertama kali dikenalkan oleh Jerome McCarthy sehingga sudah dikenal oleh masyarakat luas dan mejadi rujukan.

Definisi Bauran Pemasaran Menurut Para Ahli

Pengertian Marketing Mix atau bauran pemasaran merupakan istilah yang dipakai untuk menjelaskan perpaduan strategi-strategi pembentukan inti sistem pemasaran sebuah perusahaan untuk mengetahui reaksi pembeli. (Landasanteori.com)

Menurut Kotler & Armstrong (1997:48), “Bauran pemasaran atau marketing mix adalah perangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan, produk, harga, distribusi, dan promosi yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkan dalam pasar sasaran”.

Unsur-unsur Marketing Mix

Berdasarkan pendapat para ahli, secara umum variabel-variabel marketing mix ada empat atau 4P yaitu Produck, Price (harga), Place (Tempat) dan Promotion (Promosi) berikut penjelasannya:

1. Product (Produk)

Menurut Sumarni dan Soeprihanto (2010:274), “Produk adalah setiap apa saja yang bisa ditawarkan di pasar untuk mendapatkan perhatian, permintaan, pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan”. Produk tidak hanya selalu berupa barang tetapi bisa juga berupa jasa ataupun gabungan dari keduanya (barang dan jasa).

Contoh: Rumah makan adalah tempatnya para kuliner dan konsumen lainnya untuk mengisi perut kosong. Produk yang ditawarkan tentunya berbagai macam jenis makanan khas daerah yang disajikan dengan hidangan pelangkap lainnya seperti minuman misalnya. Adapun hal lain yang ditawarkan rumah makan tersebut seprti ruang meating, pemandangan bernuansa alam dan juga pelayanan antar.

2.  Price (harga) 

Menurut Mc.Daniel Dkk (2001 : 56 ) harga adalah apa yang harus diberikan  oleh pembeli untuk mendapatkan suatu produk. Harga bukan saja suatu komponen bagi perusahaan untuk mengembalikan modalnya. Tetapi juga untuk mendapatkan keuntungan dan  menentukan kelangsungan hidup perusahaan.  

Contoh: Setiap menu makan yang disediakan oleh rumah makan tersebut, tentunya memiliki harga yang berbeda-beda tergantung dengan menu yang disajikan. Terkadang juga harga yang ditawarkan bisa lebih murah pada waktu-waktu tertentu.

3. Place (Tempat)

Place atau tempat ini terkait dengan pola distribusi yang dilakukan untuk pemasaran. Sebelum produsen memasarkan produknya, maka sudah seharusnya terdapat perencanaan tentang pola distribusi yang akan dilakukannya. Hal yang penting untuk ditentukan adalah perantara dan saluran distribusinya.

Perantara adalah hal yang paling penting dalam hal ini karena dalam segala hal, merekalah yang berhubungan dengan konsumen secara langsung. Selain itu, lokasi juga berpengaruh dalam hal saluran distribusi. Dimana lokasi ini sangat menentukan agar konsumen atau pelanggan bisa benar – benar mendapatkan produknya. (bukainfo.com)

Contoh: Jenis lokasi dan tempat di mana rumah makan itu dibangun akan sangat mempengaruhi tingkat konsumen yang datang. Contohnya untuk daerah sekitar kampus akan sangat cocok keberadaan rumah makan yang menyediakan sayur-sayur siap saji. Karna tidak sedikit mahasiswa yang tidak pandai memasak sehingga mereka lebih memilih untuk membeli. 

4.  Promotion (Promosi) 

Menurut Tjiptono (2008:219), pada hakikatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan/atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.
Yang perlu dilakukan oleh prusahaan adalah:
  1. memperkenalkan produk baru kepada masyarakat. 
  2. Memperpanjang masa kedewasaan produk. 
  3. Menjaga stabilitas prusahaan dari kemungkinan persaingan. 
  4. Mendorong penjualan produk. 


Contoh: Unsur dari konsep marketing mix ini adalah salah satu proses yang bisa dibilang krusial karena dalam proses ini pihak hotel berusaha untuk menggaet minat market semaksimal mungkin untuk memikat calon konsumen. 

Untuk menarik konsumen sebaiknya melakukan promosi yang menarik, sperti akan mendapatkan hidangan geratis setelah mengumpulkan 10 kupan makan. Atau menyediakan sebuah fasilitas WiFi yang bisa di akses oleh konsumen yang singgah pada rumah makan tersebut.

Marketing Mix 7p

Adapun macam-macam baruan pemasaran 7p yaitu dengan menambahkan tiga unsur lagi yaitu partisipant or people, procces dan phyxical evidence.
  1. Partisipant or People: maksudnya adalah mereka yang terlibat dalam partisipasi startegi pemasaran produk atau jasa yang sedang berjalan.
  2. Procces: Kegiatan marketing yang menunjukkan bagaimana proses pelayanan yang kita berikan kepada konsumen saat melakukan pembelian produk / jasa yang di tawarkan.
  3. Physical Evidence: Artinya Lingkungan fisik yang berkaitan dengan keadaan / kondisi yang di dalamnya juga termasuk suasana.

0 Response to "Pengertian Unsur-Unsur Strategi Marketing Mix (Bauran Pemasaran) 4P dan 7P Beserta Konsep dan Contohnya Menurut Para Ahli"

Post a Comment