Strategi dan 5 Konsep Pemasaran Produk Yang Harus Diketahui Seorang Marketing

Loading...
Loading...
Pada kali ini akan membahas mengenai 5 konsep pemasaran, arti pemasaran, strategi pemasaran produk, definisi pemasaran menurut para ahli, contoh pemasaran produk, definisi pemasaran, pengertian manajemen pemasaran, sistem pemasaran modern, pengertian pemasaran menurut para ahli, pemasaran tradisional, strategi pemasaran, manajemen pemasaran dan strategi pemasaran produk.

Pengertian Pemasaran

Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang- barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.(Majidbsz)

Konsep – konsep Dalam Pemasaran

Kegiatan pemasaran dalam suatu perusahaan harus diorganisasikan secara terpadu serta memerlukan suatu pelaksanaan manajemen pemasaran yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan kesehagteraan lingkungan. Untuk mendukung kegiatan  pemasaran tersebut, secara umum terdapat lima konsep pemasaran:

1. Konsep produksi (The Production Concept)

Konsep ini menyatakan bahwa, konsumen akan menyukai produk yang tersedia, selaras dengan kemampuannya. Oleh karenanya manajemen harus berupaya untuk meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi.

2. Konsep produk (The Produc Concept)

Konsep ini mengandung pengertian bahwa, konsumen akan menyukai produk yang menawarkan kualitas dan prestasi terbaik serta keistimewaan yang menonjol. Oleh karenanya, produsen harus berupaya untuk memperbaiki produk secara terus menerus.

Pelaksanaan konsep produk ini perlu persyaratan:

a. Konsumen membeli produk tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhannya.

b. Konsumen menaruh perhatian pada kualitas produk.

c. Konsumen mengetahui tinggi rendahnya kualitas dan perbedaan dalam penampilan di antara berbagai merk barang lain yang sejenis.

d. Konsumen bersedia membayar pada harga yang layak sesuai dengan kualitas barang.

3. Konsep penjualan (The Selling Concept)

Pengertian yang terkandung dalam konsep penjualan adalah bahwa, konsumen tidak akan membeli cukup banyak produk, kecuali jika produsen mengupayakan promosi dan penjualan yang agresif. Jadi dalam konsep ini terkandung dasar pikiran:
  • Tugas utama produsen adalah mencapai bolume penjualan yang setinggi – tingginya.
  • Konsumen harus didorong untuk membeli dengan berbagai cara peningkatan penjualan.
  • Konsumen mungkin akan melakukan pembelian lagi dan kalaupun tidak masih ada konsuen yang lain.
Perusahaan yang memakai konsep penjualan lebih mementingkan volume penjualan daripada kepuasan konsumen. Untuk mencapai tingkat volume penjualan yang tinggi, seringkali penjual tidak segan – segan menggunakan cara yang kurang jujur untuk memperngaruhi konsumen.

Namun demikian, konsep penjualan ini dapat juga berhasil jika dipenuhi kondisi sebagai berikut:

a. Pembeli mengetahui bahwa perkataan penjual tidak sepenuhnya benar.

b. Pembeli yang kecewa atas produk, dengan cepat melupakan kekecewannya.

c. Pembeli yang kecewa tidak akan mengadu ke Lembaga Konsumen dan tidak memberitahukan kekecewaannya kepada calon pembeli yang lain.

d. Jumlah calon pembeli cukup banyak sehingga penjual tidak perlu menciptakan pelangga.

4. Konsep pemasaran (The Market Concept)

Konsep pemasaran beranggapan bahwa kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan adalah terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta pemberian kepuasan yang diinginkan secara lebih baik daripada uang dilakukan oleh para pesaingnya.

Dasar pemikiran yang terkandung dalam konsep pemasaran yaitu;

A. Pemuasan keinginan kelompok pembeli tertentu adalah menjadi tugas perusahaan.

B. Untuk memuaskan keinginan konsumen tersebut, diperlukan program riset pemasaran agar dapat diketahui keinginan pembeli.

C. Semua kegiatan untu memepngaruhi pembeli harus ditempatkan di bawah control pemasaran yang terintegrasi.

D. Kepuasan konsumen akan dapat menimbulkan loyalitas dan kesan baik dari pembeli.

Apabila perusahaan menganut konsep pemasaran, maka semua kegiatan akan diarahkan kepada keinginan konsumen (Consumer oriented).

Bagian pemasaran berperan aktif semenjak mulainya proses produksi karena konsumenlah yang akan menjadi tujuan utama yaitu keputusannya, jadi tidak hanya peningkatan volume penjualan saja. Perusahaan yang ingin melaksanakan orientasi kepada konsumen, maka harus dapat:

- Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani.
- Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran penjualan.
- Menentukan produk dan program pemasarannya.
- Mengadakan penelitian terhadap konsumen untuk mengukur, menilai dan menafsirkan keinginan, sikap serta tingkah laku konsumen.
- Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik, apakah ingin menitik beratkan pada kualitas yang tinggi, atau pada harga yang murah atau pada disain yang mutakhir.

Pada hakekatnya, konsep pemasaran juga menginginkan volume penjualan yang menguntungkan, tetapi laba yang didapt dari volume penjualan itu harus diperoleh melalui kepuasan konsumen.

Disamping itu sangat diperlukan adanya koordinasi dan integrasi seluruh kegiatan pemasaran, yaitu dengan cara memupuk kerjasama dan menghindari pertentangan agar mudah dilakukan koordinasi, sehingga pada akhirnya nanti akan dapat dicapai tujuan perusahaan dan sekaligus dapat memberi keupuasan kepada konsumen.

5. Konsep pemasran kemasyarakatan (The Societal Marketing Concept)

Konsep ini menyatakan bahwa tugas perushaan adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentngan pasar ssasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan dengan lebih baik daripada yang diberikan oleh pesaing-pesaing perusahaan sedemikian rupa sehingga dapat mepertahankan dan mempertinggi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: 

0 Response to "Strategi dan 5 Konsep Pemasaran Produk Yang Harus Diketahui Seorang Marketing"

Post a Comment