Contoh Proposal Sekripsi Ekonomi Pembangunan

Loading...
Loading...


ANALISIS PENGARUH UMKM (USAHA MIKRO KECIL MENENGAH) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA BANDAR LAMPUNG 
Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Syarat-Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Islam
Disusun Oleh :


Dewi Aqliyyah
NPM: 1321040162


JURUSAN EKONOMI SYARI’AH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
IAIN RADEN INTAN LAMPUNG
2016


PENDAHULUAN
Penegasan Judul
Sebelum penulis menguraikan pembahasan lebih lanjut, terlebih dahulu akan dijelaskan istilah dalam skripsi ini untuk menghindari kekeliruan bagi pembaca. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahan tersebut disini diperlukan adanya pembatasan terhadap arti kalimat dalam skripsi ini. Dengan harapan memperoleh gambaran yang jelas dari makna yang dimaksud. Adapun judul skripsi ini adalah  “Analisis Pengaruh UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandar Lampung”
Untuk itu perlu diuraikan pengertian dari istilah-istilah judul tersebut sebagai berikut :
Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.
Pengaruh menurut Kamus Besar Bahasa Indoesia adalah daya yang ada dan timbul dari sesuatu (benda, orang) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.
Usaha Mikro berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Mikro) adalah usaha produktif milik orang perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.
Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.
Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.
Menurut KBBI, pertumbuhan adalah suatu hal atau keadaan tumbuh, bisa berupa kemajuan.
Ekonomi adalah perihal mengurus dan mengatur kemakmuran yang berkaitan dengan masalah keuangan, perdagangan dan sebagainya, ilmu rumah tangga negara.  Menurut Adam Smith, adalah suatu penyelidikan yang berhubungan dengan keadaan dan sebab adanya kekayaan negara. Selanjutnya menurut Abraham Maslow, ekonomi adalah salah satu bidang ilmu yang mencoba untuk menyelesaikan permasalahan kebutuhan manusia melalui penggemblengan seluruh sumber ekonomi yang ada dengan atas dasar pada teori dan prinsip dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efisien dan efektif.
Kota Bandar Lampung adalah sebuah kota di Indonesia sekaligus ibu kota dan kota terbesar di Lampung. Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar ketiga di Pulau Sumatera setelah Medan dan Palembang menurut jumlah penduduk. Secara geografis, kota ini menjadi pintu gerbang utama pulau Sumatera, tepatnya kurang lebih 165 km sebelah barat laut Jakarta, memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya. Kota bandar Lampung memiliki luas wilayah daratan 169,21 km2 yang terbagi ke dalam 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan dengan populasi penduduk 1.167.101 jiwa (berdasarkan data tahun 2014), kepadatan penduduk sekitar 8.316 jiwa/km2 dan diproyeksikan pertumbuhan penduduk mencapai 2,4 juta jiwa pada tahun 2030. Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat jasa, perdagangan, dan perekonomian di provinsi Lampung.
Secara keseluruhan yang dimaksud dengan judul peneliti “Analisis Pengaruh UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandar Lampung” adalah bagaimana pengaruh keberadaan dan perkembangan UMKM di Kota Bandar Lampung dari tahun sebelumnya dan saat ini terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung Lampung.
Alasan Memilih Judul
Adapun dipilihnya judul penelitian ini, yaitu dengan alasan sebagai berikut :
Secara Objektif
Sebagaimana telah diketahui bahwasanya Kota Bandar Lampung adalah pusat dari kegiatan jasa, perdagangan, dan pusat perekonomian Provinsi Lampung dan juga merupakan Kota yang memiliki andil penting dalam hal jalur transportasi darat dikarenakan Kota ini merupakan pintu gerbang utama Pulau Sumatera.
Secara Subjektif
Memberikan pengetahuan bagi penulis maupun pembaca tentang perkembangan UMKM di Kota Bandar Lampung, selain itu juga memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya keberadaan UMKM bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah dan dalam hal penyerapan tenaga kerjanya.
Pokok bahasan skripsi ini sesuai berdasarkan jurusan yaitu ekonomi syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Raden Intan Lampung, yang merupakan suatu kajian keilmuan yang berkaitan dengan ekonomi pembangunan dan ekonomi regional.
Penulis optimis dapat menyelesaikan proposal ini karena tersedianya sumber dari litelatur yang tersedia diperpustakaan ataupun sumber lainya seperti jurnal, artikel dan data yang diperlukan.

Latar Belakang Masalah
Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bagian integral dalam pembangunan nasional yang bertujuan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Dalam pembangunan bidang ekonomi, secara eksplisit UUD 1945 menekankan implementasi azas kekeluargaan (pasal 33 ayat 1) dan penyelenggaraan perekonomian nasional yang berdasar atas demokrasi ekonomi (pasal 33 ayat 4).
Selaras dengan itu, kebijakan yang berpihak (affirmative policy) terhadap UMKM, telah menjadi harapan yang berkembang luas di tengah tumbuhnya kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap nasib ekonomi rakyat. Oleh karena itu, selain pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, aspek penting yang menjadi agenda besar dalam proses pembangunan ekonomi dan ke depan adalah kemandirian ekonomi nasional dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan.
Dalam hal ini, pemberdayaan UMKM berkaitan langsung dengan kehidupan dan peningkatan kesejahteraan bagi sebagian besar rakyat Indonesia (pro poor), selain itu potensi dan peran strategisnya telah terbukti menjadi penopang kekuatan dan pertumbuhan ekonomi nasional (pro growth). Keberadaan UMKM yang dominan sebagai pelaku ekonomi nasional juga merupakan subyek vital dalam pembangunan, khususnya dalam rangka perluasan kesempatan berusaha bagi wirausaha baru dan penyerapan tenaga kerja serta menekan angka pengangguran (pro job) serta pro environment.
Pendekatan pembangunan yang ditujukan pada pelaku ekonomi, khususnya pada UMKM, amat penting. Langkah ini sekaligus untuk mempertegas penataan struktur pelaku ekonomi nasional yang selama ini dalam kondisi dualistik dan timpang. Pembangunan yang ditujukan kepada UMKM diharapkan menghantarkan penataan struktur pelaku ekonomi nasional lebih padu dan seimbang, baik dalam skala usaha, strata dan sektoral, sehingga berkembang struktur pelaku ekonomi nasional yang kokoh dan mandiri.
Peranan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang sangat penting dalam perekonomian Nasional dapat dilihat dari pembangunan ekonomi nasional, karena selain berperan dari pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga, juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Walaupun pada mulanya UMKM tidak mengalami kemajuan yang sangat berarti baik dari segi kuantitas maupun kualitas, karena pada saat itu UMKM belum mendapat perhatian yang serius dari pihak-pihak yang berwenang, tetapi sejak terjadinya krisis moneter pada tahun 1997/1998 di mana UMKM ternyata mempunyai ketahanan yang relatif baik dibandingkan usaha besar, maka pihak-pihak yang berwenang sudah mulai sangat memperhatikan terhadap perkembangan UMKM baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.
Adapun perkembangan per tahun 2012, jumlah UMKM di Indonesia 56,53 juta dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto 59,08 persen. Sedangkan kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja sekitar 97,16 persen atau 107 orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu jumlah UMKM di Indonesia 55,21 juta.
Sebagaimana perkembangan UMKM di Indonesia dan peranannya terhadap pertumbuhan ekonomi / sumbangannya terhadap PDB, keberadaan UMKM di provinsi Lampung juga amat penting untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat dalam rangka penciptaan lapangan pekerjaan, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat.  Kemudian dalam hal perkembangannya, UMKM di provinsi Lampung selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, walaupun tidak terlalu signifikan. Dari data Dinas Koperindag per 10 desember 2014 diketahui jumlah UMKM sebanyak 375.425 unit. Jumlah tersebut secara umum terdiri dari usaha mikro sebesar 276.692 unit, usaha kecil 78.827 unit, dan usaha menengah 19.906 unit.
Struktur perekonomian Provinsi Lampung menurut lapangan usaha triwulan II-2015 diketahui bahwa masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu, pertanian, kehutanan dan perikanan (33,94 persen); industri pengolahan (19,29 persen); dan perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor (10,32 persen).  Dari data tersebut dapat dilihat bahwasanya perdagangan besar-eceran merupakan salah satu dari tiga lapangan usaha utama yang menjadi struktur perekonomian Provinsi Lampung.
Data Dinas Koperasi dan UMKM menyebutkan, UMKM sektor perdagangan memiliki rata-rata omzet sebesar RP.41,6 juta per tahun, sedangkan sektor jasa memiliki omzet rata-rata sedikitnya RP.51 juta hingga Rp.53,4 juta per tahun. Sementara UMKM sektor industri didominasi oleh industri tahu tempe, keripik, kerajinan sulam usus, serta industri perikanan seperti ikan teri dan ikan asin memiliki omzet dengan kisaran antara Rp.74 juta hingga Rp.86 juta per tahun.
Selanjutnya perkembangan pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung tersebut tidak hanya merupakan sumbangsih dari satu kota saja, tetapi perkembangan tersebut merupakan sumbangsih dari perkembangan ekonomi kota-kota lain yang tersebar di Provinsi Lampung. Salah satu dari kota-kota tersebut adalah Kota Bandar Lampung yang merupakan ibu kota dari Provinsi Lampung. Dalam hal memberikan kontribusi terbanyak terhadap PDRB Kota Bandar Lampung, sektor-sektor yang paling berperan salah satunya adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran yang memberikan kontribusi terbesar ke 5 setelah sektor jasa-jasa dari 9 jumlah sektor berdasarkan lapangan usaha yang ada di Kota Bandar Lampung. Kontribusi tersebut dari data BPS Kota Bandar Lampung tahun 2010-2013 secara berturut-turut adalah 2.656.031, 2.976.031, 3.325.722 dan 3.729.416 (dalam juta rupiah).  Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Pengaruh UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandar Lampung”

Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
Bagaimana perkembangan UMKM di Kota Bandar Lampung?
Bagaimana pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung?
Bagaimana pengaruh UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung?

Tujuan Penelitian
Tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Untuk mengetahui bagaimana perkembangan UMKM di Kota Bandar Lampung.
Untuk mengetahui bagaimana pertumbuhan ekonomi di Kota Bandar Lampung.
Untuk mengetahui bagaimana pengaruh UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung.

Manfaat Penelitian
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, yaitu:
Bagi para aparat pemerintah, penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan untuk mendukung pembuatan keputusan atau kebijakan dalam mengembangkan sektor UMKM.
Bagi penulis, hasil penelitian ini dapat menambah wawasan tentang masalah yang diteliti sehingga dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai keselarasan antara fakta dan teori yang digunakan dalam penelitian.
Bagi akademisi, penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pustaka sebagai pengetahuan khususnya dalam hal pengembangan UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi, serta dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan tambahan informasi dalam melakukan penelitian selanjutnya.
Bagi publik, penelitian ini dapat memberikan informasi tentang pentingnya UMKM dan menjadikan masyarakat ikut berperan dalam meningkatkan sektor UMKM.

Metode Penelitian
Jenis dan Pendekatan Penelitian
Penelitian skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif. Metode kuantitatif adalah metode penelitian yang dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sample tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.
Jenis penelitian yang akan digunakan secara kuantitatif dengan pendekatan Field Reseach (penelitian lapangan) yaitu telaah atau studi kasus yang membuat penginderaan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu. Pendekatan Field Reseach bertujuan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang dan interaksi lingkungan suatu unit sosial baik individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat.  Penelitian ini menggali data yang bersumber dari Kabupaten Lampung Utara. Menurut tujuan bidangnya bahwa penelitian ini termasuk kedalam Penelitian ekonomi.
Sedangkan metode yang digunakan adalah metode penelitian kuatitatif yaitu survei dengan teknik analisis regresi. Pelaksanaan penelitian survei dapat bervariasi dalam hal tingkat kompleksitasnya, dari yang hanya dengan menggunakan teknik analisis sederhana sampai dengan penggunaan perhitungan analisis hubungan antara variabel yang kompleks.
Dilihat dari sifatnya penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu penelitian untuk menggambarkan dengan lebih teliti ciri-ciri usaha untuk menentukan frekuensi terjadinya sesuatu atau hubungan sesuatu yang lain.

Metodologi
Metodologi penelitian adalah cara untuk menjawab dan memecahkan masalah yang timbul dalam perumusan masalah.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kepustakaan, penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang bertujuan mendapatkan data sekunder dengan cara melakukan penelaahan terhadap beberapa buku literatur yang berkaitan dengan buku-buku ekonomi, undang-undang, jurnal, tulisan ilmiah yang berkaitan dengan bahan-bahan yang berkaitan dengan penelitian.

Sumber Data
Data yang dipergunakan dalam penelitian ini terdiri dari :
Data Primer
Data primer adalah data yang langsung diambil dari sumber pertama dilokasi penelitian atau objek penelitian. Data primer dalam penelitian ini diperoleh langsung dari lokasi penelitian yaitu Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung.
Data Sekunder
Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari studi kepustakaan antara lain mencakup dokumen-dokumen resmi, buku-buku, hasil-hasil penelitian  yang berwujud laporan dan sebagainya.  Data sekunder juga merupakan data yang diterbitkan atau digunakan oleh organisasi yang bukan pengolahnya.

Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data.  Dalam penelitian ini, pengumpulan data oleh penulis pada lokasi penelitian dilakukan dengan menggunakan beberapa metode :
Metode Kuesioner
Kuesioner merupakan metode pengumpulan data dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan kepada responden untuk dijawab. Kuesioner dapat berupa pertanyaan tertutup ataupun terbuka.  Teknik ini dilaksanaan dengan menggunakan daftar pertanyaan bentuk tertutup untuk memudahkan peneliti dalam menganalisis data. Survey dilakukan dengan membagikan kuesioner. Pengisian kuesioner dikukan secara self administered questionare yaitu responden diminta menjawab sendiri kuesioner yang telah dibuat peneliti.
Adapun skala yang digunakan adalah skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi seseorang ataupun sekelompok orang tentang fenomena social. Dalam penelitian ini fenomena social yang ditatpkan oleh peneliti secara spesifik yang disebut dengan vaiabel penelitian. Dengan skal ini maka variabel akan diukur dan dijabarkan menjadi indikator variabel. Dan indikator dari variabel akan manjadi titik tolak instrument item-item yang berupa pertanyaan ataupun pernyataan.
Pada skala likert dilakukan dengan menghitung respon kesetujuan atau ketidaksetujuan terhadap objek tertentu. Artinya pertanyaan yang disusun peneliti memiliki kategori positif atau negatif.  Jawaban dari setiap item yang menggunakan skala likert mempunyai gradasi dari sangat positif hingga sangat negtaif. Sementara untuk keperluan analisis kuantitatif diberikan skor sebagai berikut:
Sangat setuju (SS) diberi skor 5
Setuju (S) diberi skor 4
Ragu-ragu (R) diberi skor 3
Tidak Setuju (TS) diberi skor 2
Sangat Tidak Setuju (STS)   diberi skor 1

Observasi
Metode observasi dapat diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian.  Kegiatan pengamatan dilakukan secara langsung tetapi tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Metode Observasi ini digunakan untuk mengetahui dan melakukan peninjauan secara cermat tentang objek yang diteliti dengan melihat seberapa besar sumbangsih UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang dimana data ini bisa diperoleh di Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.
Dokumentasi
Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen dapat berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang.  Pengumpulan data dengan dokumentasi berarti mengumpulkan data yang tersedia yaitu biasanya berbentuk surat, catatan harian, cendera mata, laporan, foto, dan dapat juga berbentuk file di server, dan flashdisk serta data yang tersimpan di website. Data ini tidak terbatas pada ruang dan waktu.  Data-data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Populasi dan Sampel
Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek dan subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.  Dalam hal ini populasi yang menjadi objek penelitian adalah Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung.
Sampel
Teknik sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel yang akan digunakan dalam penelitian.
Teknik yang digunakan adalah teknik simple random sampling atau sampel acak sederhana yaitu sampel diambil secara acak dari semua populasi, dimana semua anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi sampel.
Teknik Pengolahan dan Analisis Data
Setelah keseluruhan data terkumpul, maka langkah selanjutya penulis menganalisa data tersebut sehingga dapat ditarik kesimpulan. Dalam menganalisa ini penulis menggunakan metode berfikir deduktif yakni berangkat dari fakta-fakta yang umum, peristiwa-peristiwa yang kongkrit, kemudian dari fakta-fakta dan peristiwa-peristiwa yang umum kongkrit ditarik generalisasi-generalisai yang mempunyai sifat khusus.
Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan deskritif kuantitatif dengan penelitian studi kasus yang dipergunakan untuk mengumpulkan, mengolah, dan kemudian menyajikandata observasi agar pihak lain dapat dengan mudah mendapat gambaran mengenai objek dari penelitian tersebut. Deskritif kuantitatif dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu menganalisis pengaruh antar variabel.
Alat uji analisis data menggunakan liniaritas regresi sederhana, alat uji ini bertujuan untuk mengetahui dua variabel antara variabel independent X dengan variabel dependent Y yang akan dikenai prosedur analisis statistik regresi apakah menunjukkan hubungan yang linear atau tidak.  Untuk keabsahan data maka sebelumnya data yang diperoleh dari lapangan akan diuji terlebih dahulu dengan menggunakan uji validitas kuisioner dan uji reabilitas kuisioner.
Uji Validitas Kuisioner
Merupakan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek penelitian dengan data yang dilaporkan oleh peneliti.  Validitas suatu instrument akan menggambarkan tingkat kemampuan alat ukur yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang menjadi sasaran pokok pengukuran. Apabila instrumen pengumpul data yang digunakan mampu untuk mengukur apa yang akan diukur, maka data yang dihasilkan dapat dinyatakan valid. Dalam melakukan uji validitas ini, peneliti akan menggunakan metode komputerisasi SPSS 20 dengan teknik pengujian bivariate pearson (produk momen pearson).
Setelah data-data dan informasi sudah terkumpul oleh penulis, maka penulis mengelola dan menata data yang didapat secara sistematis sesuai dengan permasalahan yang ada dan menganalisis data tersebut dan menggunakan analisis data dengan metode kuantitatif. Metode kuantitatif adalah data yang berbentuk angka.   Adapun rumus untuk menghitung validitas adalah:
R=(N∑XY-(∑X)(∑Y))/√((N∑X^2-(∑X)^2 )  x ( N∑Y^(2 )-(∑Y)^2)   )
Keterangan:
R   : koefisien validitas item yang dicari
X   : skor responden untuk setiap item
∑X : jumlah skor dalam distribusi X
∑Y : jumlah skor dalam distribusi Y
∑X2 : jumlah kuadrat masing-masing skor X
∑Y2 : jumlah kuadrat masing-masing skor Y
N : jumlah responden
Dalam menentukan layak atau tidaknya suatu item yang akan digunakan, biasanya dilakukan uji signifikasi koefisien pada taraf signifikasi 0,05. Artinya suatu item dianggap valid jika berkolerasi signifikan terhadap skor total atau instrument dinyatakan valid bila r hitung>rtabel.
Uji Reliabilitas Kuisioner
Reabilitas adalah instrument untuk mengukur ketepatan, keterandalan, cinsistency, stability atau dependability terhadap alat ukur yang digunakan.  Suatu alat ukur  dikatakan reliabilitas atau dapat dipercaya, apabila alat ukur yang digunakan stabil, dapat diandalkan, dan dapat digunakan dalam peramalan. Artinya data yang dikatakan realibilitas adalah alat ukur yang digunakan bias memberikan hasil yang sama walaupun digunakan berkali-kali oleh peneliti yang berbeda.
Dalam penelitian ini pengujian reliabilitas akan menggunakan program SPSS20. Untuk pengujian ini peneliti juga menggunakan batasan nilai sebesar 0,7. Jika nilai pada hasil reliabilitas kurang dari 0,7 maka hasil tersebut dikatakan tidak baik.






DAFTAR PUSTAKA

Hamzah Ahmad dan Nanda Santoso.Kamus Pintar Bahasa Indonesia. Surabaya: Fajar Mulya. 1996
Departement Pedidikan Nasional.Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia. 2011
Sugiono. Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&G. Bandung: Alfabeta. 2013
Suryabrata, Sumadi, Metodologi Penelitian,  Jakarta : Raja Grafindo Persada. , 1998
Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan praktiknya, Jakarta: bumi aksara, 2009
Soehartono, Irawan. Metode Penelitian Sosial, ,  Bandung : Remaja Rosdakarya 1995
Amirudin dan Zainal Asikin, Pengantar Metode Penelitian Hukum, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta,  2003
Sugiono. Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&G. Bandung: Alfabeta. 2013
Neuman, W. Lawrence.Social Reasearch Methode, Qualitative and Quantitative Approaches. Boston: pearson education. 2003
Soeranto dan Lincolin Arsyad, Metode Penelitian Untuk Hukum dan Bisnis. Yogyakarta : UPP YKPN, 190
Kasmadi dan Nia Siti Sunariah. Panduan Moderen Penelitian Kuantitatif. Bandung: alfabeth
Linda.Analisis Dampak Kredit Mikro Terhadap Perkembangan Usaha Mikro di Kota Semarang. Skripsi S1, Program Sarjana Fakultas Ekonomika dan
Bisnis Universitas Dipenegoro.2012 (Dikutip dari abstraksiekonomi.blogspot.com>2013/12. Diakses pada 30/12/2015. 13:21
Amirul Hadi dan Haryono, Metodologi Penelitian Pendidikan, (Bandung: CV. Pustaka Setia, 2005
Noor, Juliyansyah. 2011. Metode Penelitian. Jakarta : Kencana
Hadi, Sutrisno. 2002 Metode Research. Yogyakarta : ANDI
Duwi Priyanto, Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Dan penelitian SPSS . Yogyakarta: Gava Media, 2010
Margono. 2004. Metodologi penelitian pendidikan, Jakarta : Rineka Cipta
Priyatno, Dawi. Paham Analisis Statistik Data dengan SPSS. Yogyakarta : Mediakom, 2010
Tika, Moh. Pabundu.  2006. Metode Riset Bisnis. Jakarta : Bumi Aksara
Husaini Usman dan R. Purmono Setiady Akbar. Pengantar Statistika. Jakarta: Bumi Aksara, 2000
Sumber Internet :

http://informasiana.com./pengertian-ekonomi-menurut-para-ahli http://dilihatya.com/2046/pengertian-pertumbuhan-menurut-para-ahli
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandar_Lampung
http://koperasiumkm.lampungprov.go.id/hal-profil-utama.html
http://www.bps.co.id/linkTabelStatis/view/id/
http://www.selaras.com/ekonomi/pertumbuhan-ekonomi-lampung-menguat
http://lampung.antaranews.com/berita/285415/pemprov-lampung-data-ulang-pelaku-umkm
Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung
Data Dinas Koperindag Per 10 Desember 2014

0 Response to "Contoh Proposal Sekripsi Ekonomi Pembangunan"

Post a Comment