Analisis Manajemen Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatan Kualitas Sumber Daya Insani Dalam Persepektif Ekonomi Islam

Loading...
Loading...

Contoh Proposal Sekripsi Ekonomi Pembangunan 

A. Penegasan Judul

Sebagai kerangka awal guna mendapatkan gambaran yang jelas dan memudahkan dalam memahami skripsi ini. Maka perlu adanya uraian terhadap penegasan arti dan makna dari beberapa istilah yang terkait dengan tujuan skripsi ini. Dengan penegasan tersebut diharapkan tidak akan terjadi kesalahpahaman terhadap pemaknaan judul dari beberapa istilah yang digunakan, disamping itu langkah ini merupakan proses penekanan terhadap pokok permasalahan yang akan dibahas.
Adapun judul skripsi ini adalah “Analisis Manajemen Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatan Kualitas Sumber Daya Insani Dalam Persepektif Ekonomi Islam” 


  1. Analisis adalah kegiatan untuk memahami seluruh informasi yang terdapat suatu kasus, mengetahui isu yang sedang terjadi, dan memutuskan apa yang harus segera di lakukan untuk memecahkan masalah.  
  2. Manajemen adalah suatu proses social meletakan bobotnya pada interaksi orang-orang baik orang-orang yang berada di dalam mauun diluar lembagaatau yang berada di atas maupun di bawah pososo operasional seseoarang. 
  3. Pembiayaan Pendidikan Pengorbanan ekonomis yang dibuat untuk memperoleh barang dan jasa. 
  4. Perspektif adalah suatu kumpulan atau asumsi maupun keyakinan tentang sesuatu hal. 
  5. Kualitas menunjukan kondisi sesuatu dibandingkan dengan suatu ukuran tertentu berdasarkan norma-norma atau nilai-nilai terbaik mengenai sesuatu. 
  6. Sumber daya insani Adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu, prilaku dan sifatnya di tentukan oleh keturunan dan lingkunganya.  
  7. Ekonomi Islam adalah suatu cabang Ilmu pengetahuan yang berupaya untuk memandang, menganalisis dan akhirnya menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara-cara yang islami. 

Menurut Chapra ekonomi Islam adalah sebagai suatu cabang pengetahuan yang membantu merealisasikan kesejahteraan manusia melalui suatu alokasi dan distribusi sumber daya langka yang seirama dengan maqasid (tujuan-tujuan syari’ah), tanpa mengekang kebebasan individu, menciptakan keseimbangan makroekonomi dan ekologi yang berkepanjangan, atau melemahkan solidaritas keluarga dan social serta jaringan moral masyarakat. 

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat diperjelas kembali bahwa yang dimaksud dalam pembahasan skripsi ini adalah suatu penelitian ilmiah atau telah yang berdasarkan pada firman Allah SWT, Sunah Rasul serta ijtihad para ulama tentang kegiatan ekonomi. Dalam hal ini terkait dengan Manajemen Pembiayaan pendidikan ini mempunyai pengaruh yang besar atau tidak terhadap peningkatan kualitas sumber daya insani yang mana sekarang sekolah bernuansa islam mulai menjadi telah menjadi persepektif pendidikan masa kini sebagaian  oleh orang tua, karena orang tua yakin sekolah bernuansa islami mempunyai nilai tambah di bidang ke islaman untuk bekal anak anaknya, sekolah yang di teliti adalah sekolah Global Madani Bandar lampung.

B. Alasan Memilih Judul

Adapun alasan memilih judul “Analisis Biaya Pendidikan Dalam Meningkatan Kualitas Sumber Daya Insani Dalam Persepektif Ekonomi Islam(studi SMP Global Madani Bandar Lampung” yaitu sebagai berikut:

1. Secara Objektif

a. Biaya pendidikan biaya pendidikan merupakan keseluruhan pengorbanan pembiayaan yang di keluarkan oleh konsumen (orang tua siswa atau siswi) untuk keperluan selama menempuh pendidikan dari awal sampai berakhirnya pendidikan. Baik itu hanya biaya gedung, registrasi dan tiap semester, biaya sumbangan gedung, dana kesehjaterann dan fasilitas siswa.

2. Secara Subjektif


  1. Pokok bahasan skripsi ini sesuai berdasarkan jurusan yaitu ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Raden Intan Lampung, yang merupakan suatu kajian keilmuan yang berkaitan dengan pembiyaan.
  2. Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini karena tersedianya sumber dari litelatur yang tersedia di perpustakaan ataupun sumber lainya yang mendukung seperti jurnal, artikel dan data yang diperlukan. 
  3. Adanya kemudahan akses pada tempat penelitian.


C.Latar Belakang Masalah

Pembangunan dibidang pendidikan merupakan upaya mencerdasakan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia dalam mewujudkan masyarakat yang maju serta meningkatkan para warganya untuk mengembangkan diri yang berkenaan dengan aspek jasmani/rohani berdasarkan pancasila UUD 19945.

Pendidikan mempengaruhi secara penuh pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Dalam meningkatkan kualitas manusia di Indonesia, pemerintah tidak merupakan satu sistem yang lepas dengan pihak swasta dan masyarakat. Hubungan yang tidak terpisahkan dalam perananya untuk meningkatkan pemerataan dan mutu pendidikan. 

Ada tiga hal pemikiran yang mendasari UUPD 1999. Pertama, adalah dalam rangkan memberikan keleluasaan Kepada Daerah untuk menyelenggarakan Otnomi Daerah. Kedua peneyelenggaraan diharapkan dilakukan dengan prinsip demokrasi, peran serta masyarakat pemerataan dan keadilan kemandirian memperhatikan potensi dan keaneragaman daerah menjaga keserasian hubungan Pusat dan Daerah serta meningkatkan peran dan fungsi Legislative, asas dekosentrasi yang diikuti dengan dukungan pembiyaanya. Ketiga itu semua guna menghadapi tantangan persaingan global dengan memberikan kewenangan yang luas dan bertanggung jawab secara proporsional. 

Pergeseran kewenangan yang begitu besar akan membawa dampak kepada terjadinya pergeseran paradigma dalam seluruh aspek manajemen pendidikan di daerah yang semula lebih dikelola secara sentralistik sekarang harus didesentralisasikan adalah pengelolaan anggaran, termasuk anggaran pendidikan dan inilah yang nantinya antara lain menjelaskan mengapa justru pendidikan lebih mahal. Ditinjau dari segi pemerintahan, pendidikan merupakan salah satu layanan dasar yang diperlukan oleh seluruh warga Negara, selain kesehatan, yang wajib di laksanakan dan dipenuhi oleh daerah.
Pembiyaan atau pendanaan dalam sebuah pendidikan adalah elemen penting bagi terselenggaranya proses belajar mengajar, komponen pendidikan yang berkaitan dan saling berhubungan satu dengan yang lainya terdapat 12 komponen, dan salah satunya biaya pendidikan atau pembiyaan. 
Dari segi teori ekonomi pendidikan.khususnya melalui pendekatan human capital telah di kembangkan oleh cohn (1979) dalam suatu model sebagai berikut.

Gambar 1.Pendekatan Human Capital dalam Pendidikan
Pendekatan human capital yang di kembangkan dalam bentuk model tersebut, aspek pembiayaan di pandang sebagai bagian dari investasi pendidikan yang menentukan taraf produktivitas individu maupun kelompok. Pada giliranya taraf produktivitas ini mempengaruhi taraf perolehan (earning) seseorang atau kelompok, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kecepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. 

Pembiyaan atau pendanaan dalam pendidikan berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas program pendidikan yang di laksanakan. Pembiayaan di perlukan untuk pengadaan alat-alat, gaji guru, pegawai dan alat alat. Disamping itu pembiayaan atau pendaanaan juga digunakan utuk meningkatkan kualitas dalam proses belajar mengajar yang di laksanakan di setiap sekolah.

Besar kecilnya biaya pendidikan terutama pada tingkat satuan pendidikan berhubungan dengan berbagai indikator mutu pendidikan seperti angka partisipasi, angka putus sekolah, tinggal kelas dan prestsi belajarsiswa. Oleh sebab itu dalam konteks pembiayaan pendidikan sangat penting, pemahaman di maksud menentang dari hal-hal yang sifatnya mikro (satuan pendidikan) hingga yang makro (nasional) antara lain meliputi sumber sumber pembiayaan pendidikan, sistem dan mekanisme pengalokasiannya, efektivitas dan efisiensi dalam penggunaanya dan akuntabilitas hasilnya yang diukur dari perubahan perubahan kuantitatif dan kualitatif yang terhadi pada semua tataran, khusunya ditingkat sekolah. 

Pembiayaan pendidikan pada dasarnya menitik beratkan pada upaya pendistribusian benefit pendidikan dan beban yang harus di tanggung masyarakat. biaya secara sederhana adalah sejumlah nilai uang yang di belanjakan untuk mendukung proses pendidikan atau jasa pelayanan.  
Dalam penelitian lain, menyebutkan biaya dapat diartikan pengeluaran yang dalam istilah ekonomi biaya atau pengeluaran dapat berupa uang atau bentuk moneter lainya. Biaya pendidikan merupkan hal yang penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Dapat dikatakan bahwa proses pendidikan tidak dapat berjalan tanpa ada dukungan biaya, biaya pendidikan merupakan salah satu komponen masukan instrumental yang sangat penting dalam peneyelenggaraan pendidikan, khususnya di sekolah. Berdasarkan sumbernya, biaya pendidikan dapat di golongkan menjadi empat jenis: Pertama, biaya pendidikan yang di keluarkan oleh pemerintah. Kedua, biaya pendidikan yang di keluarkan oleh masyarakat atau orang tua/wali siswa. Ketiga, biaya pendidikan yang di keluarkan oleh masyarakat bukan orang tua siswa, misalnya sponsor dari lembaga keuangan dan perusahaan. Dan keempat,dari lembaga pendidikan itu sendiri. 

Dalam islam, pembiayaan pendidikan untuk seluruh tingkatan sepenuhnya meruapakan tanggung jawab Negara. Seluruh pembiayaan pendidikan, baik menyangkut gaji para guru/dosen, maupun menyangkut infrastruktur serta saran dan prasarana pendidikan, sepenuhnya menjadi kewajiban Negara, ringkasnya dalam islam pendidikan disediakan secara gratis oleh Negara.  Karena Negara berkewajiban menjamin tiga kebutuhan pokok masyarakat, yaitu pendidikan, kesehatan, dan keamanan.namun ini berbeda dengan kebutuhan pokok yaitu sandang, pangan, dan papan dimana Negara memberi jaminan tak langsung.

Namun pada kenyataanya tidak sepenuhnya penyelenggaraan pendidikan di tanggung oleh pemerintah, ini dibuktikan dengan tingginya angka putus sekolah yang disebabkan oleh tidak mampunya orang tua dalam membiayai anaknya untuk sekolah dikarenakan faktor mahalnya biaya pendidikan sekarang. Padahal anak-anak merupakan bagian dari masyarakat yang lebih maju dan berkembang dengan beban hidup semakin berat. Pada posisi mereka saat ini, menjadikan masa depannya menjadi suram.
Permasalahan tersebut merupakan permasalahan yang banyak dihadapi oleh Negara berkembang termasuk di Indonesia. Peran pendidikan bila dikaji secara ekonomi, maka memberikan kontribusi terhadap peranan pemerintah dan masyarakat terhadap dampak yang akan dialami Negara Indonesia dalam jangka panjang kedepan dengan kebijakan pembangunan pendidikan sebagai dasar pembangunan Negara.
Pentingnya peningkatan sumber daya manusia melalui pengembangan pendidikan guna meningkatkan kualitas anak bangsa, sehingga tercapailah cita-cita Negara dalam menuntaskan kebodohan yang menyebabkan banyaknya kemiskinan dan tertindasnya bangsa Indonesia oleh bangsa lain, robohnya moral dan etika bangsa yang merupakan kultur jati diri bangsa Indonesia. 
Sumber daya manusia yang berpendidikan menjadi modal utama pembangunan nasional, terutama dalam bidang perekonomian bangsa. Artinya, semakin banyak SDM yang berpendidikan pada suatu negara maka akan semakin mudah pula untuk menyukseskan pembangunan nasional. Akan tetapi, SDM yang dihasilkan pun harus menjadi leader dalam segala bidang dan siap menghadapi tetang perkembangan zaman. Bukan tujuan pendidikan hanya memperoleh ijazah atau gelar bagi kepentingan pribadi. 
Ijma’sahabat juga telah menunjukan kewajiban Negara dalam menjamin pembiayaan pendidian. Khalifah Umar dan Utsman memberikan gaji kepada para Guru, Muadzin, Dan Imam Sholat Jamah. Khalifah Umar memberikan gaji tersebut dari pendapatan Negara (baitul mal) yang berasal dari jizyah, kharaj (pajak tanah) dan usyur (pugutan atas harta Non Muslim yang melintasi tapal batas Negara). 

Al hasil dalam islam rakyat harus memeroleh pendidikan formal yang gratis Namun perlu di catat, meski pembiayaan pendidikan adalah tanggung jawab Negara, Islam tidak melarang inisiatif rakyatnya, khususnya mereka yang kaya untuk berperan serta dalam pendidikan, melalui wakaf yang disyariatkan. Sedangkan melalui inisiatif wakaf dari anggota masyarakat yang kaya, rakyat akan memperoleh pendidikan non formal yang juga gratis atau paling tidak terjangkau bagi setiap golongan.

Berdasarkan uraian di atas   maka penulis merasa tertarik utntuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan “ANALISIS MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA INSANI MENURUT PERSEPEKTIF EKONOMI ISLAM”penelitian ini di lakukan di Sekolah Global Madani Bandar Lampung.

D. Batasan Masalah

Untuk memperjelas ruang lingkup masalah yang akan di bahas dan agar penelitian dilaksanakan secara focus maka terdapat batasan masalah dalam penelitian ini sebgai berikut

  1. Penelitian ini dilakukan berkaitan dengan Manajemen Analisis Pembiayaan Pendidikan Dapat Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Insani Sekolah Menengah Pertama Global Madani Bandar Lampung.
  2. Responden dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah SMP Global Madani beserta Civitas Akademika Sekolah, Orang Tua Siswa dan semua yang berkaitan dengan Sekolah Menengah Pertama Global Madani Bandar Lampung.


E. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut penulis merumuskan adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana Manajemen Pembiayaan Pendidikan Disekolah Global Madani?
  2. Bagaimana Manajemen Pembiayaan Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Insani?


F. Tujuan Dan Manfaat Penelitian

1. Tujuan secara teoritis

a. Untuk melihat dan mengetahui bagaimana Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Insani, dalam hal ini yang menjadi objek penelitian adalah Sekolah Menegah Global Madani Bandar Lampung.

2. Manfaat penelitian

a. Secara teoritis hasil penelitian lapangan ini memberikan wawasan mengenai pola mekanisme Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Insani yang di terapkan di sekolah serta memberikan sumbangan pemikiran dan pengetahuan dalam khsanah ekonomi islam. Khususnya bagi lingkungan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Raden Intan Lampung.

b. Secara praktis dapat bermanfaat bagi masyarkat umum,dapat menambah wawasan mengenai pola Mekanisme Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatkan Sumber Daya Insani, apakah pembiayaan dapat mempengaruhi Kualitas Siswa atau tidak, sehingga menjadi sumber refrensi agar para pihak bisa menggunakan sebagaimana mestinya.

G. Metode penelitian 

Metode adalah cara yang tepat untuk melakukan sesuatu dengan menggunakan pemikiran secara seksama untuk mencapai suatu tujuan.  Sedangkan penelitian adalah penyaluran rasa ingin tahu terhadap suatu masalah dengan perlakuan tertentu (seperti memeriksa, mengusut, menelaah, dan mempelajari secara cermat, dan sungguh sungguh) sehingga diperoleh sesuatu (seperti mencapai kebenaran, memperoleh jawaban, pengembangan ilmu pengetahuan dan sebagainya).  Jadi metodologi penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.

1. Jenis penelitian dan sifat penelitian

a. Jenis penelitian
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah dari pada melihat suatu permasalahan untuk penelitian generalisasi.  Hakikatnya penelitian lapangan adalah penelitian yang dilakuakan dengan mengali data yang bersumber dari lokasi atau lapangan penelitian. Didukung juga dengan penelitian pustaka (library research) yang bertujuan untuk mengumpulkan data atau informasi dengan bantuan material, misalnya : buku, catatan, dokumen-dokumen dan refrensi lainya yang berkaitan dengan Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya  Insani. Adapun data data tersebut diperoleh dari lokasi atau SMP Global Madani Bandar Lampung.

b. Sifat penelitian
Dilihat dari sifatnya, peneliian ini bersifat deskriptif analisisi yang menggambarkan atau uraian atas suatu keadaan sejernih mungkin,tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. Penelitian deskriptif umumnya merupakan penelitian non hipotesis, dalam penelitian ini, pengertian deskriptif yang penulis maksudkan adalah suatu penelitian yang menggambarkan bagaimana pembiayaan pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya insani.

2. Sumber data 

Data yang di pergunakan dalam penelitian ini terdiri dari

a. Data primer
Data primer adalah data yang di ambil langsung tanpa perantara, dari sumbernya, sumber ini dapat berupa benda-benda situs ataupun manusia yang langsung berkaitan dengan penelitian, data data primer di dapatkan dengan cara menyebarkan kuesioner, melakukan wawancara atau melakukan pengamatan secara langsung terhadap sesuatu hal yang berkaitan dengan penelitian. Data ini diperoleh dari kepala sekolah sampai guru atau karyawan yang bekerja di SMP Global Madani Bandar Lampung berupa wawancara.

b. Data sekunder
Data sekunder adalah data yang diambil tidak secara langsung dari sumbernya, data sekunder diambil dari berbagai dokumen dokumen seperti laporan, karya tulis Koran atau majalah ataupun seseorang yang mendapatkan informasi dari orang lain yang berkaitan dengan penelitian.

3. Teknik Pengumpulan Data

Tekenik pengumpulan data adalah langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut:

a. Observasi
Observasi cara pengambilan data dengan menggunakan mata, tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut.  Dalam observasi penelitian ini menggunakan jenis observasi non partisipasi, dalam observasi ini pengobservasi tidak ikut terlibat dalam kegiatan yang diobservasi. Peneliti hanya menggunakan data data yang sudah ada di SMP Global Madani.

b. Wawancara 
Wawancara adalah suatu bentuk komunikasi verbal atau semacam percakapan yang memerlukan kemampuan untuk merumuskan buah pikiran atau peranannya dengan tepat.  Bentuk wawancara yang dipakai adalah wawancara bebas. Wawancara bebas adalah proses wawancara dimana interview tidak secara langsung mengarahkan Tanya jawab pada pokok pokok persoaalan dari fokus penelitian, sedangkan wawancara bebas terpimpin adalah kombinasi wawancara bebas dan wawancara terpimpin, jadi wawancara hanya pokok pokok masalah yang akan di teliti, selanjutnya dalam proses wawancara berlangsung mengikuti situasi. Dalam penelitian ini penulis akan mewancarai Kepala Sekolah SMP Global Madani atau dengan pihak yang berkaitan dengan penelitian ini.
Penulis menggunakan metode ini sebagai metode pokok dalam memperoleh data dari lokasi penelitian, terutama yang berkaitan dengan Manajemen Pembiayaan Pendidikan yang berdampak kepada Kualitas Sumber Daya Insani.

c. Dokumen

Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu, dokumen biasanya berbentuk tulisan, gambar, atau kerya karya monumental dari seseoarang, dokumen yang berbentuk tulisan seperti cerita, biografi, peraturan atau kebijakan. Studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode wawancara dalam penelitian kualitatif, dimana hasil wawancara, akan lebih kredibel dapat di percaya dengan di dukung oleh data berupa dokumen.  Data yang di peroleh dari SMP Global Madani.

d. Studi pustaka


  1. 1) Penelitian yang di lakukan oleh Ferdi W.P (2013) yang berjudul “Pembiayaan Pendidikan : Suatu Kajian Teoritis” hasil dari penelitian ini adalah pertama, factor factor yang mempengaruhi biaya pendidikan sekolah dipengaruhi oleh: a) kenaikan harga (rising price); b) perubahan relative dalam gaji guru (teacher’s sallaries); c) perubahan dalam populasi dan kenaikanya prosentasi anak sekolah (negeri) ; d) meningkatnya standar pendidikan (educational standart); e) meningkatnya usia anak yang meninggalkan sekolah f) meningkatnya tuntutan terhadap pendidikan lebih tinggi (higher education). Faktor-faktor peningkatan tersebut dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah sesuai dengan situasi dan kondisi dalam kurun waktu tertentu.
  2. 2) Penelitian yang dilakukan oleh Syamsudin 2009 yang berjudul “Pengaruh Biaya Pendidikan Terhadap Mutu Hasil Belajar Melalui Mutu Proses Belajar Mengajar Pada Sekolah Menengah Pertama Di Kabupaten Asahan” metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan ekonomatrika. Hasil dari penelitian ini menyimpilkan bahwa sebagaian biaya pendidikan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan, baik terahadap proses maupun mutu hasil belajar.
  3. 3) Penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Munir (2013) yang berjudul “Manajemen Pembiayaan Pendidikan Dalam Persepektif Islam” hasil dari penelitian ini adalah sistem pendidikan formal yang di selenggarakan Negara khilafah memperoleh sumber pembiayaan sepenuhnya dari Negara (Baitul Mal). Dalam sejarah, pada masa Khalifah Umar Bin Khattab, sumber pembiayaan untuk kemashlahatan umum (termasuk pendidikan), berasal dari Jizyah, Kharaj (pajak tanah), dan Usyur (pungutan atas harta Non Muslim yang melintasi tapal batas Negara).


4. Pengolahan data

Pengoalahan data merupakan suatu proses, cara, perbuatan mengolah semua keterangan untuk keperluan penelitian. Beberapa kegiatan tekhnis yang berhubungan dengan pengolahan data ini adalah sebagai berikut:

a. Reduksi data

Data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup banyak sehingga perlu dicatat secara teliti dan rinci, seperti telah dikemukakan sebelumnya, semakin lama peneliti ke lapangan, maka jumlah data yang diperoleh akan semakin banyak, kompleks, dan rumit. Untuk itu perlu di lakukan analisis data melalui reduksi data. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal hal yang pokok, memofukskan pada hal hal yang penting, serta dicari tema dan polanya. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya apa bila diperlukan.

b. Penyajian data 

Dalam penelitian kualitatif, dimana penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan sejenisnya yang paling sering di gunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif.
Dengan menyajikan data makan akan mudah untuk memahami apa yang terjadi, dan merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa saja yang telah dipahami tersebut. Selanjutnya dalam melakukan display data, selain dengan teks yang naratif, juga dapat berupa grafik, matrik, network (jaringan kerja), dari chart.

c. Penarikan kesimpulan dan verifikasi

Langkah ketiga dalam analisis data dalam penelitian kualitatif adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapart beriapa seskripsi atau gambaran suatu objek yang sebelumnya masih remang remang atau bahkan gelap, sehngga setelah diteliti menjadi jelas. Kesimpulan ini dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, maupun hipotesis atau teori.

5. Analisis data

Analisis data merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain sehingga dapat mudah dipahami, dan temuanya dapat diinformasikan kepada orang lain.dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan sehingga mudah untuk di pahami oleh diri sendiri juga orang lain.

Analisis data menggunakan metode berfikir deduktif, yaitu metode yang di lakukan dengan cara suatu menarik kesimpulan yang di mulai dari pernyataan umum atau teori teori menuju pernyataan-pernyataan khusus dengan penalaran atau rasio rasio.  Dengan metode ini, penulis mengambil kesimpulan dari pernyataan yang umum, seperti teori teori yang berkaitan dengan pembiayaan pendidikan, kemudian menuju pernyataan khusus yaitu memaprakan keadaan lapangan, yang di mana penulis memaparkan mengenai faktor yang dapat mempengaruhi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Insani atau mutu siswa dan bagaimana Pembiayaan Pendidikan Dalam Ekonomi Islam.

1 Response to "Analisis Manajemen Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatan Kualitas Sumber Daya Insani Dalam Persepektif Ekonomi Islam"

  1. halo , saya ingin memasang iklan di http://www.ilmuekonomi.net/
    apa anda menyediakan space untuk iklan? jika anda menyediakannya , silahkan hubungi kami di ulatbulu1355@gmail.com .

    terima kasih

    ReplyDelete