Analisa Pengaruh Kawasan Industri Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sukanegara

Loading...
Loading...


Analisa Pengaruh Kawasan Industri Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sukanegara
Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Syarat-Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Syariah

Analisa Pengaruh Kawasan Industri Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sukanegara


Disusun Oleh :

Tubagus Agil
NPM: 1321040218
Jurusan: Ekonomi Syariah


JURUSAN EKONOMI SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
UIN RADEN INTAN LAMPUNG
1437/2016



PENDAHULUAN
A.    Penegasan Judul
Sebelum penulis menguraikan pembahasan lebih lanjut, terlebih dahulu akan dijelaskan istilah dalam skripsi ini untuk menghindari kekeliruan bagi pembaca. Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahan tersebut disini diperlukan adanya pembatasan terhadap arti kalimat dalam skripsi ini. Dengan harapan memperoleh gambaran yang jelas dari makna yang dimaksud. Adapun judul skripsi ini adalah Analisa Pengaruh Kawasan Industri Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sukanegara
1.      Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.
2.      Pengaruh menurut Kamus Besar Bahasa Indoesia adalah daya yang ada dan timbul dari sesuatu (benda, orang) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.
3.      Kawasan Industri menurut Industrial Development Handbook dari ULI
( The Urban Land Institute), Washington DC (1975) , kawasan industri adalah suatu daerah atau kawasan yang biasanya didominasi oleh aktivitas industri.
4.      Kesejahteraan masyarakat adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.
5.      Desa Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, disebut bahwa Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Berdasarkan penjelasan diatas, dapat diperjelas kembali bahwa yang dimaksud dalam pembahasan skripsi ini adalah suatu penelitian ilmiah yang menganalisa tentang pengaruh kawasan industri. Dalam hal ini terkait dengan pengaruh kawasan Industri yang merupakan sebuah motivasi yang berorienntasi pada kesejahteraan masyarakat Sukanegara.
B.     Alasan Memilih Judul
Adapun alasan memilih judul “Analisia Pengaruh Kawasan Industri Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sukanegara” yaitu sebagai berikut:
1.      Secara Objektif
a.       Sektor industri merupakan komponen utama dalam pembangunan ekonomi nasional. sektor ini tidak saja berpotensi mampu memberikan kontribusi ekonomi besar pada nilai tambah, lapangan kerja dan devisa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang besar dalam transformasi struktural bangsa ke arah modernisasi.
b.      Dalam ekonomi Islam semua aspek ekonomi telah diatur berlandaskan alquran dan alhadist, diantaranya berkaitan dengan etika bisnis dalam islam. Bagaimana berperilaku yang baik secara beraturan sehingga menghindari adanya berlebih-lebihan dan faktor-faktor yang dapat menyebabkan kebatilan. Karena tujuan utama dalam hidup adalah mencapai suatu maslahah dan falah.
2.      Secara Subjektif
a.       Pokok bahasan skripsi ini sesuai berdasarkan jurusan yaitu ekonomi islam pada Fakultas Ekonomi Bisnis Islam IAIN Raden Intan Lampung, yang merupakan suatu kajian keilmuan yang berkaitan dengan etika bisnis.
b.      Penulis optimis dapat menyelesaikan skripsi ini karena tersedianya sumber dari litelatur yang tersedia diperpustakaan ataupun sumber lainya seperti jurnal, artikel dan data yang diperlukan.
c.       Penulis merupakan bagian dari mahasiswa fakultas syariah IAIN Raden Intan yang bertempat tinggal di Desa Sukanegara, dimana tempat ini merupakan objek dari penelitian.

C.    Latar Belakang Masalah
 Tujuan kebijakan ekonomi adalah menciptakan kemakmuran. Salah satu ukuran kemakmuran terpenting adalah pendapatan. Kemakmuran tercipta karena ada kegiatan yang menghasilkan pendapatan. Ada juga pendapatan harta, tetapi harta adalah akumulasi dari kegiatan sebelumnya.
Pendapatan regional adalah tingkat pendapatan masyarakat pada wilayah analisis. Tingkat pendapatan dapat diukur dari total pendapatan wilayah maupun pendapatan rata-rata masyarakat pada wilayah terebut. Dalam kehidupan terdapat suatu unsur yang saling menguntungkan antara satu elemen dengan elemen yang lain. Salah satu sektor yang dikembangkan dalam rangka pelaksanaan pembangunan ekonomi adalah sektor industri. Pembangunan industri mempunyai dampak positif terhadap ekonomi wilayah, terutama sekali dalam menciptakan kesempatan dan peluang kerja. Pembangunan industri ini dapat memberikan tetesan manfaat (trickle down effect), sehingga dapat memperluas daya penyebaran (power of dispersion) pada masyarakat sekitarnya.
Pembangunan industri merupakan suatu kegiatan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yaitu mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik. Sehingga pembangunan industri tidak hanya mencapai kegiatan mandiri saja, tetapi mempunyai tujuan pokok untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Keberadaan suatu perusahaan akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, perusahaan adalah suatu manifestasi dari suatu investasi yang mengharapkan pengembalian di masa datang.
Peningkatan penduduk yang cepat di setiap tahunnya mempunyai implikasi pada berbagai bidang. Peningkatan penduduk yang cepat tersebut mengakibatkan tekanan pada sektor penyediaan fasilitas tenaga kerja yang tidak mungkin dapat ditampung dari sektor pertanian. Maka untuk perluasan kesempatan kerja pemerintah berusaha mengembangkan sektor industri baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif, hal ini dilakukan untuk memperbesar jumlah tenaga kerja yang dapat diserap oleh sektor ini. Dengan adanya pembangunan kawasan industri diharapkan dapat menjadi lapangan kerja bagi tenaga kerja tersebut (Soepardi, 1994).
Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian di Desa Sukanegara Kecamatan Tanjung Bintang, kabupaten Lampung Selatan. Ketertarikan peneliti di daerah ini sebagai lokasi penelitian karena di Desa Sukanegara ini terdapat tiga industri besar yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan peluang kerja terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar industri tersebut.
Industri yang dimaksud adalah industri pengolahan udang yaitu PT. Indokom Persada yang telah berdiri sejak tahun 1990 sampai sekarang. Industri pengolahan pakan ternak PT. Cheing Jeddang yang telah berdiri sejak tahun 2013 sampai sekarang dan PT. Japfa beroperasi 1992 sampai sekarang. Serta industri pengolahan tekstil PT. Biggland yang berdiri sejak tahun 1990 sampai dengan sekarang.  Keberadaan industri yang dibangun juga dekat dengan permukiman penduduk sehingga berpengaruh terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang berada di sekitar industri tersebut. Hal ini dapat dilihat dari perubahan langsung maupun tidak langsung. Perubahan langsung dilihat dari terjadinya penyerapan tenaga kerja yang dilakukan oleh industri terhadap masyarakat setempat yang tinggal di Desa Sukanegara bekerja langsung sebagai tenaga kerja di industri. Sedangkan perubahan tidak langsung timbulnya beberapa usaha seperti usaha rumah makan, warung minuman, rumah sewa/kontrakan, bengkel dan lain sebagainya yang secara tidak langsung menunjang kelancaran aktivitas tenaga industri yang bekerja tersebut. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan keberadaan industri banyak terjadi kasus aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang berhubungan dengan keberadaan industri dalam rangka meningkatkan sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu peneliti tertarik meneliti daerah ini dalam bidang sosial ekonomi dengan judul yaitu “Analisa Pengaruh Kawasan Industri Bagi Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Sukanegara”.
D.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka secara khusus pembahasan penelitian yang menjadi pokok permasalahan sebagai berikut:
1.      Bagaimana tingkat pertumbuhan kawasan industri didesa Sukanegara ?
2.      Bagaimana tingkat kesejahteraan masyarakat didesa Sukanegara ?
3.      Bagaimana pengaruh tingkat pertumbuhan kawasan industri terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat didesa sukanegara ?
E.     Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.      Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah:
a.       Untuk mengetahui pertumbuhan kawasan industri di desa sukanegara.
b.      Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat didesa sukanegara.
c.       Untuk mengetahui pengaruh kawasan industri terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat didesa sukanegara.
2.      Manfaat Penelitian
a.       Secara teoritis hasil penelitian ini memberikan wawasan mengenai pengaruh kawasan industri bagi daerah disekitarnya. Dan memberikan  sumbangan pemikiran dan pengetahun dalam khasanah ekonomi bisnis islam  khususnya dan menambah litelatur mengenai hal tersebut bagi lingkungan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam IAIN Raden Intan Lampung, khususnya jurusan Ekonomi Islam.
b.      Secara Praktis dapat bermanfaat bagi Masyarakat umum terkait dengan pemahaman terhadap kawasan industri. Serta pandangan ekonomi islam terhadap perindustrian dan pengaruhnya terhadap masyarakat disekitarnya. Dengan begitu laporan ini diharapkan dapat beguna sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijakan yang berhubungan dengan permasalahan diatas dan sebagai informasi yang memberi sedikit gambaran mengenai dampak kawasan industri terhadap masyarakat sekitar.
F.     Metode Penelitian
1.      Pendekatan penelitian
Penelitian skripsi ini penulis menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif. Metode kuantitatif adalah metode penelitian yang dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sample tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.
Jenis Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang bertujuan untuk mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang dan interaksi lingkungan suatu unit sosial baik individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat. Penelitian ini menggali data yang bersumber dari lokasi kawasan industri yang ada di Kecamatan Tanjung Bintang Desa Sukanegara. Menurut tujuan bidangnya bahwa penelitian ini termasuk kedalam Penelitian ekonomi, mengenai ekstenalitas.
Dilihat dari sifatnya penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu penelitian untuk menggambarkan dengan lebih teliti ciri-ciri usaha untuk menentukan frekuensi terjadinya sesuatu atau hubungan sesuatu yang lain. Selain itu, peneliti juga menggunakan penelitian kepustakaan (library reseach). Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan), baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh kawasan industri terhadap daerah disekitarnya.
2.      Sumber Data
Untuk mengumpulkan data dan informasi yang diperoleh dalam penelitian ini, penulis menggunakan data sebagai berikut:
a.       Data primer, adalah data yang diperoleh langsung dari personel dan dapat pula dari lapangan. Data primer dalam penelitian ini diperoleh langsung dari lokasi penelitian yaitu didesa Sukanegara melalui kuisioner yang diberikan secara langsung kepada responden yaitu masyarakat setempat.
b.      Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari studi kepustakaan antara lain mencakup dokumen-dokumen resmi, buku-buku, hasil-hasil penelitian  yang berwujud laporan dan sebagainya. Data sekunder berasal dari sumber internal maupun eksternal. Dalam hal ini, data sekunder yang bersifat internal didapat melalui data-data masyarakat yang bertempat tinggal di desa Sukanegara dan yang bersifat eksternal didapat melalui sumber-sumber di luar desa yang di publikasikan oleh BPS dan jurnal, artikel, majalah dan internet. Dalam hal ini yang berkaitan dengan variabel-variabel penelitiam.
3.      Tekhnik Pengumpulan Data
1.      Metode Kuesioner
Kuesioner merupakan metode pengumpulan data dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan kepada responden untuk dijawab. Kuesioner dapat berupa pertanyaan tertutup ataupun terbuka. Teknik ini dilaksanaan dengan menggunakan daftar pertanyaan bentuk tertutup untuk memudahkan peneliti dalam menganalisis data. Survey dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden yaitu masyarakat dengan serangkaian pertanyaan terkait dengan pengaruh kawasan industri terhadapa daerah sekitarnya. Pengisian kuesioner dikukan secara self administered questionare yaitu responden diminta menjawab sendiri kuesioner yang telah dibuat peneliti.
Adapun skala yang digunakan adalah skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi seseorang ataupun sekelompok orang tentang fenomena social. Dalam penelitian ini fenomena social yang ditatpkan oleh peneliti secara spesifik yang disebut dengan vaiabel penelitian. Dengan skala ini maka variabel akan diukur dan dijabarkan menjadi indikator variabel. Dan indikator dari variabel akan manjadi titik tolak instrument item-item yang berupa pertanyaan ataupun pernyataan.
Pada skala likert dilakukan dengan menghitung respon kesetujuan atau ketidaksetujuan terhadap objek tertentu. Artinya pertanyaan yang disusun peneliti memiliki kategori positif atau negatif.[1] Jawaban dari setiap item yang menggunakan skala likert mempunyai gradasi dari sangat positif hingga sangat negtaif. Sementara untuk keperluan analisis kuantitatif diberikan skor sebagai berikut:
a.       Sangat setuju                    (SS)     diberi skor 5
b.      Setuju                                (S)      diberi skor 4
c.       Ragu-ragu                         (R)       diberi skor 3
d.      Tidak Setuju                      (TS)    diberi skor 2
e.       Sangat Tidak Setuju         (STS)  diberi skor 1
2.      Dokumentasi
Dokumentasi adalah tekhnik pengumpulan data yang tidak langsung pada subyek penelitian, namun melalui dokumen yang digunakan berupa buku harian, koran, dan refrensi lainnya.

4.      Populasi dan Sampel
1.      Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek  dan subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan.[2] Dalam hal ini populasi yang menjadi objek penelitian adalah masyarakat Desa Sukanegara Kecamatan Tanjung Bintang.
2.      Sampel
Dalam menetapkan besarnya sampel ( sample size ) dalam penelitian ini didasarkan pada perhitungan yang dikemukakan oleh Slovin dan Husein Umar sebagai berikut.[3]
n =
Dimana :
n = Ukuran sampel
N = Ukuran populasi yaitu masyarakat sukanegara pada tahun 2015/2016
e =  persen kelonggaran ketidak telitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih ditolerir atau diinginkan, sebanyak 10%. 
            Berdasarkan rumus tersebut, maka jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini dengan data yang diperoleh dari data base pada tahun 2015/2016 adalah  :
                 n =  = 93.63
Teknik yang digunakan adalah teknik simple random sampling atau sampel acak sederhana yaitu sampel diambil secara acak dari semua populasi, dimana semua anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi sampel.[4]
5.      Teknik Pengolahan dan Analisis Data
Setelah keseluruhan data terkumpul, maka langkah selanjutya penulis menganalisa data tersebut sehingga dapat ditarik kesimpulan. Dalam menganalisa ini penulis menggunakan metode berfikir deduktif yakni berangkat dari fakta-fakta yang umum, peristiwa-peristiwa yang kongkrit, kemudian dari fakta-fakta dan peristiwa-peristiwa yang umum kongkrit ditarik generalisasi-generalisai yang mempunyai sifat khusus.[5]
Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan deskritif kuantitatif dengan penelitian studi kasus yang dipergunakan untuk mengumpulkan, mengolah, dan kemudian menyajikandata observasi agar pihak lain dapat dengan mudah mendapat gambaran mengenai objek dari penelitian tersebut. Deskritif kuantitatif dilakukan untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu menganalisis pengaruh antar variabel.
Alat uji analisis data menggunakan liniaritas regresi sederhana, alat uji ini bertujuan untuk mengetahui dua variabel antara variabel independent X dengan variabel dependent Y yang akan dikenai prosedur analisis statistik regresi apakah menunjukkan hubungan yang linear atau tidak.[6] Untuk keabsahan data maka sebelumnya data yang diperoleh dari lapangan akan diuji terlebih dahulu dengan menggunakan uji validitas kuisioner dan uji reabilitas kuisioner.
1.      Uji Validitas Kuisioner
Merupakan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek penelitian dengan data yang dilaporkan oleh peneliti.[7] Validitas suatu instrument akan menggambarkan tingkat kemampuan alat ukur yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang menjadi sasaran pokok pengukuran. Apabila instrumen pengumpul data yang digunakan mampu untuk mengukur apa yang akan diukur, maka data yang dihasilkan dapat dinyatakan valid. Dalam melakukan uji validitas ini, peneliti akan menggunakan metode komputerisasi SPSS 20 dengan teknik pengujian bivariate pearson (produk momen pearson).[8]
Setelah data-data dan informasi sudah terkumpul oleh penulis, maka penulis mengelola dan menata data yang didapat secara sistematis sesuai dengan permasalahan yang ada dan menganalisis data tersebut dan menggunakan analisis data dengan metode kuantitatif. Metode kuantitatif adalah data yang berbentuk angka.[9]  Adapun rumus untuk menghitung validitas adalah:[10]
Keterangan:
        R         : koefisien validitas item yang dicari
        X         : skor responden untuk setiap item
        ∑X      : jumlah skor dalam distribusi X
        ∑Y      : jumlah skor dalam distribusi Y
        ∑X2       : jumlah kuadrat masing-masing skor X
        ∑Y2       : jumlah kuadrat masing-masing skor Y
        N         : jumlah responden
Dalam menentukan layak atau tidaknya suatu item yang akan digunakan, biasanya dilakukan uji signifikasi koefisien pada taraf signifikasi 0,05. Artinya suatu item dianggap valid jika berkolerasi signifikan terhadap skor total atau instrument dinyatakan valid bila r hitung>rtabel.
2.      Uji Reliabilitas Kuisioner
Reabilitas adalah instrument untuk mengukur ketepatan, keterandalan, cinsistency, stability atau dependability terhadap alat ukur yang digunakan.[11] Suatu alat ukur  dikatakan reliabilitas atau dapat dipercaya, apabila alat ukur yang digunakan stabil, dapat diandalkan, dan dapat digunakan dalam peramalan. Artinya data yang dikatakan realibilitas adalah alat ukur yang digunakan bisa memberikan hasil yang sama walaupun digunakan berkali-kali oleh peneliti yang berbeda.
            Dalam penelitian ini pengujian reliabilitas akan menggunakan program SPSS20. Untuk pengujian ini peneliti juga menggunakan batasan nilai sebesar 0,7. Jika nilai pada hasil reliabilitas kurang dari 0,7 maka hasil tersebut dikatakan tidak baik.


3.      Alat Uji Hipotesis
a.      Teknik Analisis Regresi Linier Sederhana
Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Analisis regresi sederhana digunakan untuk memprediksi atau menguji pengaruh satu variabel bebas atau variabel independent terhadap variabel terikat atau variabel dependent. Bila skor variabel bebas diketahui maka skor variabel terikatnya dapat diprediksi besarnya. Analisis regresi juga dapat dilakukan untuk mengetahui linearitas variabel terikat dengan variabel bebasnya. Model dari regresi sederhana yang ditujukan untuk melakukan prediksi nilai variabel dependen (Y) dengan menggunakan lebih dari saru variabel independen (X). Persamaan dalam regresi berganda adalah sebagai berikut:
Y = a+bX
Keterangan:
Y = kawasan industri
X = kesejahteraan masyarakat
a = nilai konstanta
b = koefisiensi regresi
Dari data yang sudah dikumpulkan dan tersusun secara sistematis, kemudian akan dianalisis dalam menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu menguraikan data dalam kalimat-kalimat yang jelas, terperinci sehingga analisis akan mudah dilakukan dalam penarikan suatu kesimpulan.
2.      Uji Koefisien Regresi Sederhana (Uji T)
Pengujian secara parsial menggunakan uji t (pengujian signifikansi antara parsial). langkah-langkah yang di tempuh dalam pengujian adalah: Menyusun hipotesis nol (H0) dan hipotesis alternative (H1). Menetapkan kriteria pengujian yaitu: 
H0 diterima jika angka signifikansi lebih besar dari α = 5%
H0 ditolak jika angka signifikansi lebih kecil dari α = 5%
G.    Hipotesis
                Hipotesis adalah jawaban sementara rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan.[12] Maka hipotesisnya sebagai berikut:
1.      Ho: ada pengaruh kawasan industri terhadap kesejahteraan masyarakat sukanegara.
2.      Ha: tidak ada pengaruh kawasan industri terhadap kesejahteraan masyarakat sukanegara.


















DAFTAR PUSTAKA
Kasmadi dan Nia Siti Sunariah. Panduan Moderen Penelitian Kuantitatif. Bandung: alfabeth.

Husein Umar, 2003, Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen, Penerbit PT. Gramedia.

Sutrisno Hadi, 2002. Metode Research.Yogyakarta : ANDI.
Duwi Priyanto, 2010. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Dan penelitian SPSS . Yogyakarta: Gava Media,
Margono, 2010. metodologi penelitian pendidikan,. Jakarta : Rineka Cipta.

Dawi Priyatno. 2010., Paham Analisis Statistik Data dengan SPSS, Yogyakarta. :Mediakom.

Moh. Pabundu Tika, 2006.. Metode Riset Bisnis, Jakarta,: Bumi Aksara.

Husaini Usman dan R. Purmono Setiady Akbar,2000. Pengantar Statistika. Jakarta: Bumi Aksara.




[1] Kasmadi dan Nia Siti Sunariah. Panduan Moderen Penelitian Kuantitatif. Bandung: alfabeth. Hlm 74
[2] Sugiono. Op.Cit. hlm 117
[3]Husein Umar, 2003, Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, hlm. 146.
[4] Sugiyono. Op.Cit. hlm 41
[5]Sutrisno Hadi, Metode Research.Yogyakarta : ANDI,2002, hlm. 42.
[6] Duwi Priyanto, Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Dan penelitian SPSS . Yogyakarta: Gava Media, 2010. Hlm 54.
[7] Margono, metodologi penelitian pendidikan, Rineka Cipta, Jakarta, 2004, hlm. 118
[8] Dawi Priyatno, Paham Analisis Statistik Data dengan SPSS, Mediakom, Yogyakarta, 2010, hlm. 90
[9] J. supranto, op.cit, hlm. 7
[10]Moh. Pabundu Tika, Metode Riset Bisnis, Bumi Aksara, Jakarta, 2006, hlm. 65.
[11] Husaini Usman dan R. Purmono Setiady Akbar, Pengantar Statistika. Jakarta: Bumi Aksara, 2000, hlm.287. 
[12] Sugiyono. Op.cit. hlm 96

0 Response to "Analisa Pengaruh Kawasan Industri Bagi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Sukanegara"

Post a Comment